Salam Sejahtera Bagi Sidang Pembaca !
Termasuk alumni kelas 1-3 year 2001, kelas 3 IPA2 - 2002, 3 IPA tahun 2003, alumni kelas 3 IPA - 2004, alumni kelas 3 IPA - 2005, alumni kelas XI IPA-1 tahun 2007, semua kelas XI IPA - 2007,
Didedikasikan kepada seluruh Kelas X dan kelas XI IPA tahun 2011/2012 seperti Sepatu Scientia Numero Uno, Unisence VoLD, Scientia Three, Scientia deQuatrro Pro, dan Sepalma Scientia Penta' Physica, tidak lupa Kelas XII IPA tahun 2011/2012, regu Mamoru Iaichi, Sparta Classipada, Elfwetenstile, dan Craxi Savier aka Chicken Stick, juga kepada kelas XII tahun 2010/2011 selain alumni X-1, X-2, Clan AL3 tahun 2009/2010, BBM-ers klub Fisikarudy, seluruh sidang pembaca Blog Guru Fisika
Juga kepada Kelas Pizza, Gexida, ordo Axiaga tercinta, el Vosfor, Gammabunta (XII IPA-2009), pun bagi real supporter and loyal seperti Asiazoners, Radiazi, Lamdha, Galaxiiga, dan Fosfaters. (XII IPA - 2008)
Soal tentang dinamika gerak rotasi 2012
Soal-soal dinamika gerak rotasi 2012 :
- Sebuah memiliki panjang 80 cm dan tinggi 180 cm, jika massa benda 50 kg. Tentukan besar momen inersia pintu, besar momen gaya untuk mendorong pintu hingga berputar.
- Tuas dongkrak memiliki panjang 120 cm dan pada bagian ujungnya dipasang engkol berjarak 20 cm dari ujung pangkal tuas yang berfungsi sebagai poros. Jika massa tuas dongkrak sebesar 1 kg. Tentukan besar momen inersia dan momen gaya saat tuas itu diputar normal.
- Tongkat silinder memiliki massa 500 gram dan panjang 120 cm. Jika poros tongkat untuk diputar berada sejauh 50 cm dari salah satu ujung tongkat, tentukan momen inersia tongkat.
- Bola pejal bermassa 3 kilogram dan berdiameter 20 cm. Jika bola digelindingkan dan berpindah sejauh 5 meter. Tentukan besar usahanya maupun kecepatan linier bola saat menggelinding.
- Baling-baling terdiri dari empat bilah dengan panjang masing-masing 50 cm. Massa sebilah baling-baling adalah 200 gram. Tentukan momen inersia baling-baling tersebut.
- Sebuah piring cakram bermassa 5 kilogram diputar sebanyak 2 putaran per detik. Diameter piring cakram adalah 20 cm. Pada bagian poros cakram ditaruh cincin silinder pejal bermassa 100 gram dan berdiameter 4 cm. Tentukan kecepatan sudut yang dialami cincin silinder pada bagian poros tersebut. Apakah cincin tersebut bergeser akibat rotasi cakram ? Bilamana cincin silinder bergeser dari poros piring cakram bermassa 5 kg tersebut dan disebabkan oleh faktor apa?
Demikian enam soal ini sebagai poros acuan dalam membahas dinamika gerak rotasi untuk kelas XI IA angkatan 2011/2012. Karena sebagai bahan diskusi, maka memungkinkan diperoleh berbagai macam jawaban. Jawaban ini diparipurnakan di kelas masing-masing sebab merupakan bahan diskusi kelompok mind map.
Untuk melengkapi lembar kegiatan siswa dalam mengamati gerak rotasi tongkat dan tutup kaleng serta silinder pada praktikum di kelas sehari-hari.
Dinamika Gerak Rotasi 2012
Pelajaran yang sedang dibicarakan di kelas kami saat ini adalah tentang dinamika gerak rotasi yang membicarakan hal-hal mengenai :
- Momen gaya
- Momen inersia
- Pusat massa benda (pusat kesetimbangan)
- Momentum sudut
- Usaha gerak rotasi
- Energi kinetik rotasi
- Menggelinding
Momen gaya berkaitan dengan penegasan gaya atau kuasa pada salah satu titik pangkal yang menggerakkan benda pada suatu titik poros sehingga terjadi gerak rotasi atau gerak melingkar. Misalnya : membuka pintu berengsel, membuka jendela berengsel, membuka ban kendaraan, membuka dan menutup baut dengan mur, memutar sekrup, menggunakan tuas engkol, mengaduk semen, mengaduk minuman dengan sendok, bermain yoyo, bermain gasing, memutar payung, dan banyak hal lain memainkan peranan gerak melingkar akibat gaya.
Momen inersia adalah penegasan terhadap kecenderungan gerak benda agar tetap atau berhenti dari suatu gerakan memutar. Seperti kecenderungan berbelok, menikung, kecondongan tubuh saat berbelok dengan kecepatan tinggi, akibat botol yang diputar-putar dalam gaya sentripetal, teknik berputar penari balet atau ice skating, teknik bersalto atau berjumpalitan, kestabilan baling-baling, kestabilan roda hingga pada gelindingan bola.
Karena geraknya benda akan memiliki momentum. Jika pada gerak lurus dinamakan momentum linier, maka pada gerak rotasi disebut momentum sudut. Besaran untuk menghentikan benda berhenti berputar atau mulai memutar benda. Apa beda dengan momen inersia? Momen inersia adalah nilai dasar yang menjadi acuan sifat massa benda yang akan memulai gerakan berputar mengenai kemungkinan semakin sukar berputar atau semakin mudah berputar.
Pusat massa benda berkaitan dengan perubahan letak titik poros saat terjadi gerak rotasi dalam benda. Termasuk perpindahan letak titik berat semu dari titik berat sejati karena benda berputar atau menggelinding. Hal ini juga terjadi dalam pembahasan kesetimbangan benda tegak dalam hal letak titik berat sejati.
Usaha gerak rotasi dan energi kinetik rotasi merupakan implikasi hukum kekekalan energi karena gerak rotasi. Selain itu dalam gerak rotasi juga terjadi pergeseran atau perpindahan kedudukan sambil melakukan gerak melingkar sehingga ada istilah yang disebut menggelinding atau rolling.
Demikian pengantar singkat mengenai dinamika gerak rotasi.
Saya terkesan dengan tayangan dari National Geographic Channel mengenai ular terbang atau flying snake yang berpindah atau melayang sambil berputar-putar di udara sehingga dapat berpindah dari pohon yang satu ke pohon yang lain tanpa merayap sebagaimana ular biasa. Gerakan rotasi itulah yang menginspirasi bahan diskusi di atas sebagai bentuk hayati gerak yang paling simpel dalam alam hidup kita.

courtesy http://relivearth.com/
Keluarga Tikus
Kamis, 26-1-2012
Ide tulisan ini terinspirasi dari kesibukan keluarga rumah tangga di pagi hari.
Setiap hari kita Bangun pagi-pagi, ada yang membersihkan rumah, memasak bersiap-siapan sarapan, membuka jendela, membiarkan udara berganti dari udara malam menjadi udara dingin pagi hari, berolah raga menggerakkan kaki dan tangan, bergoyang mengedarkan aliran darah dalam sekujur tubuh dengan senam taichi dan senam ala kadarnya sambil buang-tahan nafas untuk membangun kundalini (aliran tenaga murni di bawah pusar) hingga berkeringat lalu senam pendinginan dilanjutkan ritual mandi air hangat. Akitivtas pagi terus berlanjut dengan mempersiapkan diri, berpakaian, berdandan bagi ibu-ibu dan gadis muda, tetapi jejaka tanpa bercermin bersisir dan bersemir sambil menyemprotkan minyak wangi ke sekitar daerah lipatan keringat sebelum berangkat melaksanakan rutinitas tugas dan pekerjaan (bekerja dan berangkat sekolah). Selain itu protap yang dilakukan sebelum olah raga pagi yakni merapikan tempat tidur (membereskan dan membersihkan kamar), selimut atau sarung yang tidak terlipat dikuntal-kuntal diputar-putar dilipat sekenanya sampai terpartisi terbagi-bagi menjadi lebih solid dan kompak agar disimpan di samping ranjang atau di bawah lemari bahkan disimpan sementara dalam lemari buku. Selain itu ada pula sang ayah mencari kunci kontak, memeriksa alat transportasi yang digunakan, lalu menghidupkannya agar kendaraan hangat (warming up) supaya tidak stroke atau kejang-kejang terbatuk-batuk saat di jalan raya yang padat merayap kadang macet.
Hal serupa juga dilakukan oleh sekeluarga tikus di rumah kami yang bersembunyi dan membangun residensialnya di belakang lemari. Tikus-tikus ini berukuran sangat mini sehingga kadang kala sangat tidak terlihat tetapi suaranya saja yang kedengaran… kletak kletuk dik gidikgidikdikdik bunyi kaki tangannya bak animalia rodensia. Keluarga tikus juga memiliki kepala keluarga, ibu rumah tangga, anak-anak muda, sampai juga asisten atau anggota keluarga ikutan lain yang turut serta dalam keluarga tikus ini.
Mereka turut sibuk di pagi hari mempersiapkan diri sebagaimana aktivitas manusia induk semangnya. Mereka juga memasak, mencuci pakaian, mandi, anak-anak tikus muda juga berangkat sekolah untuk bertahan hidup.
Tikus-tikus renik ini pun bisa meniru apa saja yang menjadi habit atau kebiasaan induk semangnya.
Berikut adalah langkah-langkah yang digunakan dalam menyatakan hasil pengukuran menggunakan statistik yang biasanya digunakan para mahasiswa S-1 hingga S-2 (mungkin juga yang S-3) :
- Menyusun indikator-indikator yang menjadi variabel dalam penelitian atau masalah yang diteliti kemudian dibuatkan kisi-kisi instrumen penelitian (bisa sebagai panduan wawancara, angket atau kuesioner)
- Melakukan ujicoba instrumen (angket atau kuesioner) kepada sampel yang diasumsikan sejenis dengan populasi yang akan diteliti (untuk penelitian sosial)
- Kemudian instrumen dicari harga-harga item butir yang valid dan nilai reliabilitas instrumen. Uji validitas instrumen dilakukan dengan mencari korelasi nilai item per butir terhadap skor total instrumen menggunakan korelasi pearson (excel dan SPSS juga dapat dipergunakan untuk menghitung validitas). Uji reliabilitas dilakukan dengan uji Anova satu ekor atau dengan KR-20 maupun KR-21 (juga menggunakan korelasi Pearson) namun di SPSS dapat digunakan reliability scale (analyze-scale-Reliability). Tetapi perlu diingat ada juga yang dimaksud validitas konstruk, validitas tipe ini tidak memiliki nilai karena berpengaruh pada pembuatan kevaliditasan instrumen penelitian jadi peneliti ahli atau dosen pembimbing saja yang melakukan konfirmasi atas validitas konstruksi instrumen penelitian karena tidak dapat diukur dengan alat hitung statistika.
- Setelah diperoleh validitas dan reliabilitasnya agar instrumen yang salah tidak dipergunakan atau peneliti mendapat keyakinan bahwa instrumen yang dibuatnya layak sebagai alat ukur penelitiannya.
- Pengambilan data kepada sampel dari suatu populasi yang dituju (sampel dapat ditentukan menggunakan rumus Slovin) untuk parameter yang homogen atau stratified cluster (sampel berjenjang) dan sebaiknya dipilih secara acak namun memenuhi karakteristik populasi yang diteliti (misal : populasi siswa atau populasi guru atau populasi penonton TV atau populasi pembaca koran, dll)
- Setelah data diperoleh dilanjutkan dengan melakukan pengujian prasyarat analisis : Normalitas menggunakan Levene Test (cara di SPSS dengan klik Analyze-Descriptive-Centang Normality Test), uji Homogenitas (bisa menggunakan anava one way sample atau General Linear Model), atau Uji linearitas (opsional) –> uji linearitas biasanya dilakukan untuk penelitian komparatif atau penelitian yang membandingkan hasil pengukuran dua sampel (produk yang berbeda) atau dua perlakuan yang berbeda (eksperimen).
- Setelah itu dilanjutkan dengan statistik deskriptif (mean, median, standar deviasi, nilai maksimum, nilai minimum, rentang skor) untuk kemudian dibuatkan interval kelas dan tabel distribusi frekuensi menurut aturan Sturges selanjutnya dideskripsikan hasil pengukuran atau hasil penelitian tersebut (digambarkan maksud dari angka-angka ukuran memusat) dengan rentang kriteria : Tinggi, sedang/cukup, rendah/kurang.
- Setelah itu lakukan uji hipotesis : untuk menyatakan hubungan dilakukan dengan korelasi Bivariate (menghubungkan dua variabel yang diteliti), hubungan akibat variabel bersama-sama dengan korelasi partial, keberartian hubungan /signifikansi hubungan antar variabel dapat dilakukan dengan uji-t (t-sample test), uji signifikansi korelasi parsial dilakukan dengan uji-F atau uji korelasi ganda
- Hasil pengujian hipotesis untuk mendukung keputusan peneliti dalam rumusan penelitian apakah menolak hipotesa nol (Ho) dan menerima hipotesa alternatif (Ha) atau menerima hipotesa nol (Ho)
Petunjuk singkat mengenai langkah-langkah uji statistik untuk menyelesaikan penelitian tugas akhir mahasiswa. Lebih lanjut anda dapat berkomunikasi dengan penulis blog ini rasyid14.wordpress.com yang juga dapat untuk berkonsultasi masalah matematika
Life Must Go On
Di sela kehidupan kita
Ada yang kita perhatikan dan seringkali ada yang terlewati
Ada yang kita lakukan sebagai rutinitas
Ada pula yang menjadi kebiasaan
Bahkan tidak sedikit yang menjadi terlupakan
Kesehatan, kebahagiaan, kekayaan, kejayaan
Keadaan yang kita impikan dan dambakan serta cita-citakan
Tetapi semua itu bisa terlena saat kita lupa akan satu jalan
Yaitu Akhir Kehidupan
Setiap orang di dunia ini memiliki orang-orang yang dikasihi
Dicintai pun dihormati
Mereka dan kita mempunyai masa dan usia
Yang lama dan limitnya bergantung syarat batas sebagaimana integral matematika
Ada batas bawah sebagai angka awal kehidupan
Ada juga batas atas sebagai batas usia
Mereka pada waktunya akan kembali ke asalnya yang tiada
Kita pun bermula dari ketiadaan
Kehilangan itulah kepedihan
Kesedihan yang mengekang dan terlepas dalam tangisan ratapan
Seolah kebahagiaan ini terenggut paksa
Tapi sesungguhnya ketiadaan yang menjadi kedukaan adalah awal KEHIDUPAN BERIKUTNYA
Kepada keluarga yang ditinggalkan
Rekan yang yang berduka
Yang sedang dalam perkabungan
Inilah turning point untuk memulai segala sesuatunya
Bangkitlah kemudian dan camkan
Life Must Go On Through the next step
Further and further again
Lets our soul Fly to the sky
Reach the end of our dreamnukilan ini didedikasikan kepada Pamanda Adrian Novel (in memoriam 20-1-2012), Tante Lydia Britania Sera beserta anak-anaknya Andy Rifaldy, Britaria Theressy, Chriselfina Felithasary
Selamat Datang di Blog Guru Fisika
Menjelang pembahasan pokok pengajaran baru tentang Dinamika Gerak Rotasi maka kelas-kelas fisika akan mendapatkan tes tentang daya serap pemahaman Momentum, Impus, dan Tumbukan. Untuk meningkatkan pemahaman dan menghadapi ujian tersebut berikut adalah beberapa soal yang dapat anda latih :
- Benda bermassa 100 gram diberi gaya 10 N dalam waktu 0,2 sekon. Tentukan kecepatan yang dialami benda.
- Bola bermassa 300 gram dilempar dengan kecepatan 10 m/s terhadap dinding dan terpantul dengan kecepatan
10 m/s juga. Jika waktu sentuh bola dengan dinding dalam waktu 0,01 sekon. Hitung besar gaya yang diberikan dinding kepada bola. - Dua buah benda masing-masing massanya 2 kg dan 8 kg bergerak searah dengan kecepatan masing-masing 10 cm/s dan 12 cm/s. Jika terjadi tumbukan (dianggap lenting sebagian karena benda pertama setelah tumbukan kecepatannya menjadi 11 cm/s). Tentukan kecepatan benda kedua dan arah benda kedua setelah tumbukan.
- Dua benda bergerak saling mendekat (massa masing-masing benda adalah 4 kg dan 8 kg) yang bergerak dengan kecepatan masing-masing 5 m/s dan 10 m/s. Tentukan kecepatan setiap benda dan arahnya jika : a) terjadi tumbukan lenting sempurna, b) tumbukan yang terjadi lenting sebagian (e = 0,5), dan c) tumbukan tidak lenting.
- Benda bergerak saling berlawanan dengan massa yang identik (sama satu sama lain). Kecepatan masing-masing benda adalah 8 m/s dan 10 m/s. Setelah tumbukan benda kedua berbalik arah dengan kecepatan 6 m/s. Tentukan besar kecepatan benda pertama setelah tumbukan dan koefisien restitusi tumbukan dimaksud.
Selamat Mengerjakan ! (kunci jawaban tersedia setelah anda menyelesaikan tes pada hari selasa dan rabu, januari 2012)
Mohon maaf sebelumnya kepada Mas Faisal karena belum terjawab seluruhnya pertanyaan anda ini. Mudah-mudahan sebagian kecil petunjuk Berikut dapat membantu menyelesaikan persoalan Usaha dan energi yang Anda kirimkan dua hari yang lalu ke blog ini (Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada Bapak atau Ibu Guru yang telah memberikan persoalan ini, semoga “sedikit” jawaban saya dapat dikoreksi atau dijadikan diskusi melalui sumbang saran perbaikan dan pendapatnya)
Sebuah benda bergerak lurus diatas lantai horizontal ditarik oleh tali. Massa benda 5 kg dan koefisien geseknya 0,2. Akibat gaya yang bekerja benda bergerak dengan percepatan 2 m/s2.a. Berapa energi yang diberikan oleh orang menarik tali agar benda bergerak sejauh 20 m?
Petunjuk : hitung dahulu besar gaya gesek yang dialami benda ( 5 kg x 0,2 x 2 m/s2) selanjutnya akan diperoleh gaya gesek. Kemudian dikali dengan besar perpindahan yang dialami benda.
b. Berapa energi yang hilang karena gesekan? Energi yang hilang diperoleh dengan mengalikan gaya gesek dengan perpindahan yang dialami benda sejauh 20 meter. Menurut saya jawabannya sama seperti jawaban untuk bagian 1.aSebuah benda dilemparkan ke atas sepanjang bidang miring. Kecepatan di A adalah 10 cm/s, waktu sampai di B kecepatan tinggal 5 cm/s. Bila massa benda 2 kg, hitung:
a. Usaha yang dilakukan pada benda dari A ke B. hitung dengan perubahan energi kinetik dari mula-mula 10 cm/s menjadi 5 cm/s dan dikali dengan massa benda 2 kg (agar cocok massa benda diubah menjadi gram sehingga didapat 2000 gram yang nanti dikalikan dengan 5 cm/s – 10 cm/s dan jangan lupa kecepatannya dikuadratkan serta dikalikan dengan koefisien setengah atau 1/2 sebagai rumus energi kinetik 1/2 x m x v2
b. Usaha dilakukan oleh medan gravitasi. Besarnya usaha yang dilakukan medan gravitasi sama dengan jawaban yang dihasilkan dari jawaban nomor 2a tersebut
c. Koefisien gesekan lantai untuk pertanyaan ini tidak dapat diperhitungkan sebab tidak ada kemiringan sudutnya sehingga tidak dapat diasumsikan ketinggian yang dicapai benda, demikian pula tidak ada panjang tanjakan yang dialami oleh benda
Sebuah mobil 1200 kg melaju dengan kecepatan 30 m/s. Tiba-tiba rem diinjak hingga mobil slip dan akhirnya berhenti. Jika gesekan antara ban mobil dan permukaan jalan dalah 6000 N . Sejauh berapakah mobil itu slip ? Tentukan percepatan mobil dimaksud menggunakan hukum II Newton yaitu a = F/m selanjutnya gunakan persamaan vt2 = V02 + 2 a S untuk diperoleh perpindahannya.
- Suatu elevator 2000 kg yang mula-mula diam di lantai bawah dapat naik setinggi 25 m melewati lantai ke empat dengan kecepatan 3 m/s. Gesekan dalam mesin elevator ternyata 500 N. Berapa usaha telah dikeluarkan mesin dalam mengangkut elevator setinggi itu ? Tentukan dahulu besar energi potensial hingga ketinggian 25 m hasilnya kemudian dikurang 500 N
The Pickers, Restorer, and Pawn Shop Owner
Saya menyaksikan acara dari ketiga profesi di atas melalui saluran History Channel di tv kabel. Sungguh menarik menyimak tayangan real time mengenai tentang profesi yang kurang diminati tersebut. Tapi untuk kalangan menengah ke atas, omzet yang dipunyai ketiga profesi ini jika dirupiahkan saja sudah sangat wow.
Pickers atau pemulung di negeri Paman Sam saja mampu meraup $4000 – $5000 setiap kali penjualan berlangsung yang jika dikonversi ke Rupiah menjadi 40-50 an juta rupiah per transaksi. Belum lagi Pawn Shop alias toko pegadaian yang menjual berbagai barang-barang unik dan historikal yang dapat meraih penghasilan hingga 200-300 juta per transaksi. Apalagi Tukang restorasi mulai dari sign board dengan lampu neon hingga mobil kelas klasik yang mampu menghasilkan ongkos total $70.000 atau melebihi 0,5 M.
Bagaimana untuk kalangan kita?
Cukupkan dirimu dengan apa yang ada padamu,
Jangan berhutang dengan sesamamu
Kesulitan hari ini biarlah cukup untuk hari ini
Karena Tuhan kita masing-masing telah menyediakannya untuk esok hari bagi kita yang terus mencariNYA
Animasi Fisika
Saat saya sedang mencari animasi untuk pelajaran momentum dan impuls secara tidak sengaja saya menemukan beberapa situs dan animasi yang bisa membantu anda dalam memahami pelajaran-pelajaran fisika.
Untuk mengunduhnya saya sarankan anda menggunakan Firefox atau opera dibandingkan google chrome karena dengan dua perambah tersebut saya dapat menyimpan file-file ini ke komputer.
Alamat-alamatnya sebagai berikut :
http://www.science-animations.com/
Pada kedua alamat ini terdapat animasi tentang menggambar teknik, dinamika, momentum, impuls, kesetimbangan, gravitasi, termodinamika, gerak rotasi, momen gaya, mesin, gelombang, fluida mekanik (sebagian besar animasi fisika ini dibahas di kelas XI Semester genap).
Hari Pertama Masuk Sekolah 2012
Hari pertama memasuki kegiatan sekolah pada hari ini dimulai dengan rapat seluruh jajaran guru yang berlangsung dari pukul 7.40 dan berakhir pukul 11.15 wib. Jika semula diharapkan rapat berlangsung cepat, namun semangat tahun baru dengan banyak usul dan pertanyaan (yang masih kurang menggigit) masih sering dilayangkan oleh para peserta. Sayang sekali semangat baru hanya berputar-putar dengan pertanyaan yang biasa-biasa saja bahkan ada sesi yang semestinya untuk mengirimkan pertanyaan berubah menjadi sesi presentasi tentang tugas dan kinerja
Sementara ada sebagian besar siswa yang berinisiatif dengan kesempatan ini menggunakan perpustakaan untuk membaca dan meminjam buku baru yang berupa bantuan sosial dari kementrian pendidikan dan ada yang berlatih menari tarian daerah hingga tarian hiphop. Sayang sekali jika minat dan ketekunan siswa ini tidak ditindaklanjuti sebagai aset kesiswaan.
Semoga saja awal tahun baru 2012 yang agak pelan akselerasinya menyimpan sumber tenaga yang mumpuni sebagai booster kegiatan di tahun ini. Pada tahun ini pula beban saya berkurang untuk kelas XI IA-5 yang akan dibimbing oleh rekan saya yang lain dan tentu itu pemerataan kesempatan untuk mengajar di kelas XI. Terima kasih kepada Bapak Nyoman Suardana yang telah menetapkan kebijakan ini.




















