Langsung ke isi

Catatan Kertas Lecek

12/09/2008

Tulisan terkait :

Lanjutkan isinya ? Bingung !

Saat saya membuka isi tas kerja, saya menemukan secarik tulisan yang belum saya isi di blog personal. Kali ini setelah saya membaca begitu banyak tentang komentar bingung ada yang bertanya. Apakah saya pernah bingung ? Kalo ada tentang apa ?

Secarik kertas ini saat saya masih mengajar di Kelas menetap, kelas XI juga dan kejadiannya juga pada hari Jumat tahun 2007. Bulannya lupa. Nah inilah sarikata tulisan pada kertas lecek tersebut.

Pendapat ini saya tanyakan langsung kepada siswa De-Lamdha pada saat itu yang nilainya jeblok, dan kurang termotivasi serta tak bersemangat saat diajarkan pelajaran Fisika. Ada 8 orang siswa saat itu yang khusus saya investigasi. Mengapa 8 ? Karena dari sekian bulan dari awal pelajaran 8 siswa ini yang paling “memprihatinkan” kondisinya.

Siswa Pertama menyatakan bahwa setiap malam sebelum hari pelajaran Fisika, ia tidak pernah belajar karena memang bukan maunya masuk jurusan ilmu alam namun terpaksa, ya sudah akhirnya dijalani saja sehingga kesempatan adaptasi menjadi kurang sebab tidak memiliki semangat internal atau saya sebut dengan motivasi intrinsik kurang.

Siswa kedua menyatakan walaupun nilai-nilai tes yang diperolehnya kurang bahkan sering mengalami remedi, juga pada mata pelajaran lain. Namun ia tetap optimis, bisa melewati proses belajar di kelas XI pada jurusan ilmu alam ini. Dan akan mengambil pelajaran dari hasil belajar semester 1 sehingga ia memiliki motif intrinsik dan satu lagi motif ekstrinsiknya adalah teman sebangkunya adalah siswa yang rajin belajar kelompok dan mengikuti les pelajaran apa saja. Itulah sebabnya ia termotivasi untuk menjadi siswa yang lebih baik daripada di kelas X.

Siswa Ketiga menyatakan pendapatnya, bahwa ada faktor pendorong lain yakni ketertarikannya masuk jurusan Ilmu Alam sebab guru Fisikanya sama seperti seorang motivator sebab di beberapa kesempatan selalu ada kata-kata atau cerita-cerita yang membangkitkan semangatnya untuk menjadi lebih baik lagi. Walaupun nilai-nilai tes harian fisikanya juga mata pelajaran lain di semester pertama 2007 tersebut rendah bahkan sering mengikuti remedial. Tapi ia tidak patah semangat, terus termotivasi untuk berusaha lebih baik di kesempatan berikutnya. Ia berujar, memang hidup ini adalah hidup untuk berjuang, bukan untuk bersenang-senang.

Siswa keempat menyatakan jawabannya, yakni ia belum terlalu mengenal guru-guru yang mengajarnya di kelas XI. Sehingga ia mencatat ada beberapa kesulitan yang guru konselingnya saja bingung untuk memberi solusi (sebab menurutnya itu baru sebatas wacana, sementara kesulitan ini siswa tersebut yang rasakan). Kesulitannya adalah :

  • takut, karena menghadapi soal yang sulit dan juga pertanyaannya sulit-sulit
  • setelah mendengar cerita kakak kelasnya, bahwa guru yang mengajarnya sekarang adalag guru yang ditakuti sebab serius mengajarnya, tidak ada bercanda pokoknya nyeremin ujar kakak kelasnya tersebut.

Siswa Kelima menyatakan pendapatnya, yaitu adanya kebiasaan yang bisa memacu siswa jika setiap kali pertemuan diakhiri dengan tes atau ulangan, sebab dengan demikian hal tersebut akan menjadi dorongan kuat untuk belajar di rumah, misalnya mulai rajin mengulangi pelajaran yang diterima di kelas. Dan sekali lagi juga masih bergantung dari niat dan keinginan siswa itu sendiri, kalo memang bawaannya pemalas ya tidak bisa diubah juga, namun jika ia memandang bahwa dirinya harus berusaha maju sebab tidak ada orang lain yang akan membantunya jika ia menghadapi kesulitan atau malah takut dipermalukan teman-temannya, maka otomatis ia akan membangun semangat atau motif dari dalam untuk tidak merasa dipermalukan di depan teman-temannya.

Siswa keenam menyatakan pendapatnya, mengapa prestasi belajarnya memprihatinkan, dikarenakan ia masih belum aktif sebab kelasnya sekarang berisi dari siswa yang belum pernah dikenalnya di kelas X sebelumnya, sehingga perlu adaptasi untuk mengenal satu sama lain dan akhirnya ia sungkan untuk meminta bantuan secara maksimal. Karena masih sungkan dan malu-malu.

Siswa ketujuh bercerita tentang kondisi prestasinya yang memprihatinkan dengan keadaanya atau sikap serta gaya belajarnya mengikuti mood atau kehendak perasaan semata. Jika mood-nya bagus, maka ia akan memaksa dirinya untuk mengatur waktu guna belajar bahkan jika perlu memaksa teman lain untuk belajar kelompok atau mengikuti les privat. Namun jika mood-nya jelek, barangkali karena banyak kegiatan, capai, lelah serta ada masalah dengan rekan-rekan pergaulan sehingga ia menjadi malas untuk belajar dan tidak berharap bisa mencapai target. Serta ia cuma berkata, perduli amat, toh kalo remedial remedial tetap naik kelas juga, sebab guru juga manusia ia pasti punya pertimbangan untuk memberi nilai saya cukup.

Siswa kedelapan berkata dengan keadaan belajarnya demikian. Saya hanya bisa belajar dengan kapasitas 25% sebab banyak beban tugas dari mata pelajaran lain, apalagi masuk jurusan Ilmu Alam tidak melulu belajar Fisika saja. Ada mata pelajaran Kimia, Biologi nah subyek-subyek itu juga menjadi beban. Apalagi dalam mata pelajaran tertentu, tidak ada yang membawa mood baik untuk pembelajar, mohonlah kepada guru-guru untuk tidak memberi beban kepada siswa dengan tugas yang banyak bukan hasil yang baik namun beban yang ditumpuk bagi pelajar. Kalau sudah begitu, mana bisa kami mencapai harapan sesuai KKM atau supaya bisa tuntas belajar. Sebab banyak beban dan tugas menumpuk selalu setiap minggu. Namun kalo sudah libur, hal inipun menjadi masalah, sebab akan banyak refreshing sehingga muncul rasa malas yang menumpuk dan akhirnya cenderung melupakan tugas pelajar untuk belajar karena terlena dan lebih menikmati libur.

Cerita 8 siswa ini adalah catatan pinggir yang saya dapatkan setahun yang lalu, di saat pelajaran Fisika menjadi pelajaran yang ditakuti dan semua pembelajar saya di tahun 2007 sulit menerima karena terkejut dengan gaya mengajar Guru Fisika yang berbeda dan tidak pernah ditemui sebelumnya di kelas X. Cerita ini hanyalah cerita pinggiran, tidak perlu disinggung atau menjadi ketersinggungan sebab inilah yang saya gali dari para siswa deLambdha saat mereka bosan dan sepertinya sulit menerima pelajaran yang saya ajarkan.

Setelah pertanyaan tersebut saya rangkum dan saya tulis dalam kertas lecek, semua gaya belajar di semester pertama berubah total. Para siswa menjadi semakin terbuka menyatakan pendapatnya, dan kondisi kelas kami dari IA-1 hingga kelas IA-4 (asia zoners, deLamdha, galaiga, dan fosfaterz) menjadi semakin menyenangkan dan akhirnya para pembelajar saya ini bisa nge-blend dengan guru Fisikanya serta dengan guru sains dan matematika yang semula dikira menyeramkan, eh ternyata menyenangkan juga … dan sekarang semua siswa ia naik kelas ke kelas XII yang saya belum tau kesulitan yang bagaimana yang mereka hadapi.

Sebagai motivasi, saat ini kelas XII Ilmu Alam biar tidak ada guru atau saat menghadapi jam pelajaran kosong, sebagian besar yang menginginkan lulus tahun depan dengan nilai memuaskan malah memacu dirinya dengan mengikuti tutorial oleh rekan sebaya. Dan hal ini dilakukan terus hingga pukul 14.00 siang, apakah setiap hari, hmm sepertinya begitu.

Nah, bagaimana anda wahai rakyat Pizza, G-Exida, Axiaga, El Fosfour, dan Gamma Bunta menyikapi gaya dan cara pendahulu anda tahun lalu. Apakah akan berubah, atau hanya berjanji berubah, atau memang total mengubah paradigma pandang anda terhadap jurusan Ilmu Alam ini dan semua guru yang anda pelajari ilmunya sekarang.

Dari sinilah asal mula belajar ilmu alam, yang jika ditanya gurunya setelah menyelesaikan penjelasan selalu ada kata ….”saya masih BINGUNG”

84 Komentar leave one →
  1. maulida rezki IA4 permalink
    16/09/2008 12:00

    kk2 lamda mank tangguh,,,
    tahan digembleng bahkan digoreng…
    he2

  2. joshua619 permalink
    15/09/2008 18:25

    Setidaknya kami akan berusaha untuk lebih baik lagi dan berusaha supaya tidak bingung lagi. Jangan bosan bosan membantu kami yah pak!!! :d

    saya tidak bosan-bosannya berdoa untuk sodara-sodara, semoga amal ibadahnya dinilai oleh Yang Maha Kuasa ….

  3. laveana XI IA 1 permalink
    14/09/2008 18:57

    Saya agak heran…
    Dngan sizWa k7…

    Enteng skali mNgambil kpuTuzan….

    HalagH…
    Tag ap2 remedi2..
    Tag mungkin jga tag naik,hahaha……

    BgmNa nazib akhrx pak..?, ?
    Sad ending,hapie ending…?!?

    masi belum tamad ceritanya, bersambung ke jilid XII

  4. rheyna permalink
    14/09/2008 17:26

    yang jelas saya terpacu dan lebih termotivasi lagi untuk berusaha dan terus berusaha agar bisa naik ke kelas XII dengan usaha saya sendiri..

  5. rheyna permalink
    14/09/2008 17:25

    sebenarnya sebagian besar dari kami pasti sudah berusaha semaksimal mungkin sih pak, cuma masih saja ada hasil yang kurang memuaskan mungkin juga karena gugup pada saat mau ulangan mungkin juga karena adanya kurang ketelitian saat mengerjakan.. tapi kami selalu berusaha untuk mendapatkan hasil yang terbaik.. gak ada yang lebih menggembirakan selain melihat hasil ulangan yang bagus dengan jerih payah sendiri..

    kalo gugup, tutup mata aja rheina

  6. 14/09/2008 16:07

    setiap siswa mungkin da yg perlu adaptasi,
    ya sperti sya…sya kdang2 bngung jga..
    tpi lma2 jga bsa….
    klau kita pnya usha utk bsa mnggpai yg kita ingnkan …

  7. hmonica XIIA4 permalink
    14/09/2008 14:31

    bapak bingung at smua itu, apa lgie kami murid yang blm akan mrasakan sprti yg bapa rasakan,,

    drie smua hasil introgasi dri ke 8 murid trsbut sdh mnggambarkan jg prasaan dri sbagian dri kami skrng ini…

    kebingungan demi kebingungan merajai diri yang memank ga mau lps dri yg namanya malas.

    harus say good bye to Malas …. !

    Tanya Kenapa ?

  8. hmonica XIIA4 permalink
    14/09/2008 14:04

    patut bersimpati pda ke 8 temen yang telah di investiga si trsbut..

    pro dan kotra bisa sya ajukan pda mreka..

    malah mnrut sya sprtinya sya mirip slh 1 nya,,,

    sprtinya sya puya urusan yang sam sisiwa ke tiga dan siswa k 8..

    tpie ga semuanya sma kya sya..

    sya bsa rasain sulitnya di iA…

    walaupun jiwa pnegen ke IPa dan TUHAn mengijinkan, tpie apa daya KEMALASAn bertindak d ats smuanya itu…

    slap your lazziness …. slap hard !!! before you’ve get killed from one of them !

  9. Rina XI IA 2... permalink
    14/09/2008 13:51

    bingung…
    wajr qlo qta gag ngerti apa yg d’maksudkan…

    kalo bingungnya keterusan, tidak wajar lagi namanya !

  10. rhopyklawa permalink
    14/09/2008 13:38

    binggung itu wajar saja..
    tapi, jangan jg sllalu binggung..
    binggung itu karna kita lgi tidak mengerti akan sesuatu hal yg mungkin sulit dipahami..
    bnyaknya siswa yg sulit dlm pelajaran akn binggung
    dlm meghadapi soal2..atau tidak mengerti krna krng brtnya..dkrnakn tkt brtnya…
    dan itu menyebabkan bnyknya siwa mndapatkn nilai2 jlk saat hsl ulangn d’bgikn..

    big question is Why Our student affraid to ask the Teacher ?

  11. 14/09/2008 13:32

    saya aja skrg cari2 teman di kelas XII, tanya2 gimana sifat guru kelas XI dlu juga tanya gmana gru kelas XII…
    untung aja lumayan banyak teman di kelas XII

    perlu mengetahui area kerja sebelum masuk di dalamnya …. sebuah tindakan strategis yang tepat …

  12. 14/09/2008 13:27

    jadi, kita harus berkomunikasi dgn baik terhadap teman dan juga guru, biar nggk deg…deg..deg..

    memulai komunikasi sulit, karena tidak punya rasa percaya diri. rasa percaya diri tidak tumbuh karena tidak belajar dari Cheya dalam percikan hati …. !

  13. 14/09/2008 13:24

    mungkin mereka merasa kaget dgn cara pembelajarn bapak…
    itu juga karena kurangnya komunikasi,
    coba misalkan mereka akrab dengan ka2 kelas (angkatan ka vincent)..
    seharusnya kan mereka bisa nanya dlu, gimana sifat2 gurunya, cara ngajar, enjoy atau nggk…
    itu kan bisa jadi pertimbangan buat mereka utk mengubah cara belajar…
    jadi tidak kaget mendadak dangdut … hehehe ;-)

    ya, karena mereka tidak menyenangi lagu pop, jazz, keroncong, rock, heavy metal, R&B, de el el. Maunya lagu itu-itu aja …

  14. 14/09/2008 13:17

    yang pasti harus berubah, karena tanpa perubahan maka tidak akan ada perbedaan…jika tidak ada perbedaan maka…….. kacau labau lah semuanya!!!

    ada bagian yang harus berubah, namun ada juga yang mengubah perubahan ini memakan waktu yang lama dan panjang …. yaitu choki choki…. nikmat cokelatnya panjang

  15. 14/09/2008 13:09

    setelah membaca itu…
    tapi saat saya msuk jursan ilmu alam, saya sudah merasa bahwa Mr.Hilkya itu orgnya suka bercanda dan cara belajarnya juga innovative… itu karena saya dibilangin ama teman2 saya yg sekarang udah duduk di kelas XII…
    tapi sebelumnya saya tidak percaya krena belum merasakan sendiri, eh ternyata emang betul…

    Pak rudy tu orangnya seriusan ridho, jarang mau bercanda. Coba ja jegal kakinya pas jalan, kan langsung kena kemplang tuh !

  16. qgabriela permalink
    14/09/2008 12:23

    saya akan brusaha mnjdih lbiih baik lgeh pak dari aton sblumny..
    tpii saya blom mnmukan cra spaya saya bza bljar dgn baik..

    jangan pantang menyerah sebelum mencoba cara lain yang Ella sendiri tau jawabannya

  17. putreeia5 permalink
    14/09/2008 11:47

    HmMm………….. Sangat sedih waktu tau kaLau uLangan yang terakhir tidak tuntas Lagi……….
    Tapi harus tetap SEMANGAT dan jangan menyerah,,, harus tetap menc0ba,, berusaha…..
    BeLajar dari kegagaLan……

    kalo tidak gagal, bukan belajar namanya !!!

  18. reginazee permalink
    14/09/2008 11:39

    Saya memang pengen msuk IA pa, prtma krna ortu yg pngen n memang saya jg pengen. Klo ke IS atw Bhasa, sya mlah lbih ga bs lagi..

    Saya sdah berusaha mati2an terutama pljran fisika yg memang saya sngat lemah dri pljaran IA yg laen. Tp stelah soal di ksih, saya bner2 ga tw ap yg hrus saya tulis.

    Aduch, pusing deh pa, saya bingung sm diri saya ndri.

    Tp mlai materi baru saya akn berusaha lbih dari sbelumnya. Be a better person, jadi orang yg lebih baik lagi.. Amieenn..

    to be a better person is knowing your self …. always do that before and after slept

  19. arrumchyntia permalink
    14/09/2008 11:27

    awalnya saia ngga pengen masuk jurusan ini, , tapi ortu nyuruh…

    tapi seminggu sebelum menetapkan pilihan,, saia jadi pengen banget masuk IA… mungkin gara2 keseringan nonton national geographic, saia jadi terinspirasi

  20. arrumchyntia permalink
    14/09/2008 11:16

    insya allah saia akan mengubah pandangan saia mengenai jurusan Ilmu Alam ini

  21. arrumchyntia permalink
    14/09/2008 11:15

    catatan kertas lecek = kumpulan alibi demi lolos dari kata bingung

    LUMAYAN kreatif untuk nggak pake “bingung”

    btw, kayaknya saia yang nanya apakah pak rudy pernah bingung,,, jangan marah ya pak?
    It’s a simple question only…

    saya sering bingung, terutama menghadapi kelakuan para pembelajar namun saya selalu memulai jalan keluar dengan berdoa meminta petunjuk dari Yang Maha Kuasa. Juga saat saya menyelesaikan soal, ternyata soalnya sulit ya saya bingung juga, Tapi selalu memohon petunjuk terus untuk dapat diberikan kelapangan atau jalan keluar …. itu nah maunya kalo mau memuntahkan kata-kata bingung

  22. arrumchyntia permalink
    14/09/2008 11:05

    mungkin saia termasuk ke golongan siswa keenam… belum bisa beradaptasi dan mengenal satu sama lain lebih lanjut,,,

    tapi saia sudah 16 tahun lebih beradaptasi, dan sampai sekarang saia masih bisa bertahan. berarti tidak menutup kemungkinan kalo saia bisa beradaptasi juga di EL FOSFOR dan ngga malu2 lagi

    setelah beradaptasi mestinya arrum sudah siap-siap berevolusi loh :D

  23. 14/09/2008 10:24

    mungkin semua orang / siswa perlu mengahadapi sebuah adaptasi yang mungkin ga semua orang mudah mengahadapinya.

    Tapi saya yakin saya dan rekan-rekan saya pmya usaha walau kadang jatuh bangun…

    adaptasi itu modal untuk bisa bertahan di kelas B1 sekarang dan masa mendatang juga dalam kehidupan evolusi yang panjang ini …. :cry:

  24. Silverius XI-IA 2 permalink
    14/09/2008 06:14

    wew si Grace malah promosi…
    tapi para pendahulu dulu ternyata lebih banyak masalahnya daripada yang sekarang ya….
    tapi sekiranya yang sekarang lebih baik..
    mari berjuang semua rakyat Pizza, G-Exida, Axiaga, El Fosfour, dan Gamma Bunta!

    kalo tidak punya masalah, bukan manusia normal namanya !

  25. grace_XI IA2 permalink
    13/09/2008 18:56

    O,ya…ada ekstrakulikuler baru lo di skul kita tentang journalistik…
    Wah kita semua harus ikutan…
    Lumayan bwt cari pengalaman…
    Teman2 jangan lupa ikutan ya…
    Pasti seruu……………………

    selamat jadi wartawan dan wartawati, saya sudah jera jadi jurnalis karena akhirnya kena sambal pedis …. :cry: aman jadi blogger guru saja lah :D

  26. grace_XI IA2 permalink
    13/09/2008 17:49

    Kalo mau lepas dari kata BINGUNG…
    Harus berusaha donk..
    Jangan diam aja…
    Pasti ada kok jalan keluarnya…
    Orang pintar karena ia rajin..
    Bukan karena otaknya benar2 pintar..
    Kapasitas otak setiap orang sama kok…………..

    septi berkata, kalaupun bingung takut bertanya karena nanti bisa diapa-apakan, apa coba yok ? :D

  27. grace_XI IA2 permalink
    13/09/2008 17:32

    Kemampuan setiap orang sebenarnya sama saja dalam menangkap materi pelajarn…..
    Yang beda adalh usaha murid tersebut dalam memahami materi pealajran tersebut…
    BINGUNG????

    kecepatan daya serap setiap siswa berbeda, itu tepatnya !

  28. grace_XI IA2 permalink
    13/09/2008 17:30

    Ada murid yang masih bingung ketika udah diberi penjelasan..
    Ada dua kemungkinan….
    Yang pertama murid itu takj memperhatikan saat gurunya mengajar..
    Dan kemungkinan yang kedua..murid itu malas mikir……

    atau malah memandang gurunya dengan pikiran seandainya Bu Guru ini pacarku, atau Gantengnya Bapak Guruku tapi sayang sudah punya istri huhuhu :cry:

  29. grace_XI IA2 permalink
    13/09/2008 17:25

    Kelas XI-IPA 6 merupakan IPA Percobaan…
    Saya salut dengan anAk2 IPA 6 yg mau trusss berjuang utk masuk IPA..Semoga mereka bisa berhasil…….

  30. grace_XI IA2 permalink
    13/09/2008 17:25

    Ada juga teman saya yang mampu masuk IPA,tapi malah milih jurusan IPS…Saya salut dengan ortunya karna tidak memaksakan anaknya masuk IPA…. Mereka memperhatikan keinginan anaknya masuk jurusan IPS,,,,,,,,,,,,,,,

  31. grace_XI IA2 permalink
    13/09/2008 17:25

    Sebelum memilih jurusan,sebaiknya para murid melakukan suatu komunikasi dengan ortunya tentang jurusan yang akan mereka pilih..supaya tidak menyesal pada akhirnya…….

  32. grace_XI IA2 permalink
    13/09/2008 17:25

    Kalo ada ditanya satu per satu tentang alas an mereka memilih jurusan Ilmu Alam……Pasti setiap murid punya jawaban yang beragam..Seperi gado2…….

    gado-gado yang enak ada di pasar Ramadhan depan SMANSA Pahandut, harga sebungkusnya hanya 5000 perak saja …. grace

  33. grace_XI IA2 permalink
    13/09/2008 17:24

    Kadang ortu itu perlu dibantah..Tapi membantah dengan cara yang benar… Tapi ada orang tua kan juga manusia pasti pernah punya kesalahan..Kesalahn mereka harus kita koreksi…….

    amsal Salomo berkata, jangan membantah orang fasik karena engkau akan dihina. Jangan membantah orang tua karena mereka yang membuat kamu ada di dunia ini …. Nah lo … apakah dengan demikian anda menganggap orang tua orang fasik yang perlu dan harus dibantah ? ataukah didiamkan saja ? atau bagaimana …. ? kesalahan orang tua dikoreksi dengan keberhasilan dan prestasi anak yang menjulang tinggi serta membawa Nama Harum Keluarga !!!!

  34. grace_XI IA2 permalink
    13/09/2008 17:24

    Saya sangat tidak setuju jika ada yang mengatakn bahwa Ilmu Alam merupakan jurusan yang paling bermutu dan paling mantap….. Semua jurusan tu sama….Setiap jurusan memilki suatu kelebihan tersendiri..Belum tentu anak yang jurusan Ilmu Alam lebih sukses dari anak dari jurusan IPS maupun Bahasa……

    semua jurusan itu baik sebagai alternatif pilihan, yang penting kemana muara akhirnya apakah membawa kehidupan yang bermanfaat bagi si pembelajar ataukah malah membawa mudarat dan sengsara ?

  35. grace_XI IA2 permalink
    13/09/2008 17:23

    Hanya ortu yang berwawasan primitive yang tidak mau mendengarkan isi hati anaknya………….Banyak ortu yang mengharapkan sesuatu yang berlebihan kepada anaknya…Mereka tidak menyesuaikan kemapuan anaknya ……

    karena sebelumnya si ortu gagal, dan merasa kegagalan itu karena kemalasan dan itu tidak boleh diulangi atau terulang kembali pada diri anak, makanya dipaksakanlah anak ini mengikuti perintah dan instruksi ortu wong ortu juga yang bikin anak bukan sebaliknya ya to ?

Bagi yang merasa berkenan berkomentar, sudilah mendaftarkan diri dahulu sebagai pengguna wordpress.com

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 194 pengikut lainnya.