Langsung ke isi

Fantasia

23/11/2008

Bagi anda yang mengalami kejenuhan atas hubungan (relationship) laki-laki perempuan entah itu berpacaran, bertunangan atau sudah menikah. Alangkah baiknya menonton film ENCHANTED yang dibintangi Amy Adams, Patrick Dempsey, James Marsden. Nikmati tontonan penuh fantasi yang dipadu apik dengan realita kehidupan di New York.

Semula saya cuma menanggap sepi film tersebut, namun setelah melihat alunan melodrama yang mencampurkan unsur komik, cerita anak waktu kecil, cerita indah tentang putri raja dan pangeran yang saling jatuh cinta, ditambah unsur cinta yang tak terduga. Film yang semula boring mem-bete-kan kemudian mengalir pelan mengalun syahdu mengisi relung kalbu dan membangun imaji tentang fantasia kehidupan cinta sejati :D

wei wei wei … fantasi terbentuk dengan karakter Giselle yang mengingatkanku akan Giselle Indonesian Idol, hanya bedanya Giselle di Enchanted pirang sementara Giselle Idol rambutnya hitam namun sama-sama ikal terurai panjang dengan pipi chubby. Giselle diceritakan tersesat setelah jatuh ke dalam sumur yang dalam dan muncul dari lubang got tepat di tengah kota New York. Saat hujan lebat, Giselle mencari tempat (istana) yang akhirnya mempertemukannya dengan Robert Philip (patrick dempsey), seorang pengacara yang biasa mengurus perceraian dengan putrinya morgan (rachel covey) yang kemudian sedikit klise dibawa menuju penthouse-nya yang berhadapan dengan resto BellaFonte. Sementara itu, Robert sudah bertunangan dengan Nancy (Idina Menzel) yang seorang desainer.

Dari negeri antah berantah Andalusia, tunangan Giselle, Pangeran Edward (James Marsden) beserta seekor tupia bernama Pip, menyusul untuk segera mencari calon istrinya tadi dan bisa ditebak kejadian aneh apa yang terjadi dan bagaimana mendaratnya. Dibuat menurut alur cerita komikal komedi yang slapstik dan cenderung dipaksakan, sampai akhirnya pembantunya Nathaniel (Timothy Spall) yang disuruh Ratu Narissa (Susan Sarandon) untuk membunuh Giselle melalui tiga buah apel beracun (cerita sedikit dimiripkan dengan Snow White).

Pada scene, setelah Giselle menginap di apartemen Robert, terlihat berantakannya apartemen tersebut kemudian Fantasi berkembang dengan Giselle memanggil para temannya (tikus, burung, sampai kecoa) untuk bekerja sama membersihkan apartemen. Dan keajaiban pun terjadi (menurut skenario-ini agak dipaksakan- namun namanya fantasi, maka yang mustahil haruslah terjadi …) dan keterkejutan robert berlanjut dengan kepolosan Giselle (terutama pada adegan X-rated di mana mandi yang harus terpaksa showing off ditutup oleh handuk yang dibawakan sepasang burung merpati – dan kenaifan Robert terusik dengan kepolosan Giselle menanyakan air mandi pancuran yang segar di antara hutan beton) – nah pada saat yang sama Nancy datang untuk menjemput Morgan guna mengantar sekolah dan membuat hubungannya dengan putri robert tersebut terjalin manis agar Nancy bisa menggantikan posisi ibu kandung Morgan yang sudah meninggal (alias bersiap menjadi mama tiri).

Sebenarnya dari awal bertemu Giselle Robert sudah tertarik namun masih menganggap Giselle adalah cewe yang sakit jiwa atau dalam keadaan emosional yang labil, namun sedikit demi sedikit akhirnya Robert menunjukkan ketertarikannya setelah sebelumnya ia nyaris mengusir Giselle dari apartemen dengan menelepon taksi sewaan namun yah itulah skenario filem :D . Menurut si penulis cerita, harus muncul chemistry of love, dengan tidak memandang wanita sebagai obyek melainkan membangun fantasi atau imajinasi mengenai truly love oleh penulis skenario dan penulis cerita ( Bill Kelly, Rita Hsiao, Todd Alcott).
Kepolosan Giselle muncul kembali dengan membuat baju sendiri menggunakan bahan dari Tirai (kain gorden) yang menurut Robert itu kampungan dan membuatnya marah (naif banget ya, ada cewe cantik dikatakan kampungan hanya setelah melihat kain gorden apartemennya berlobang dengan bentuk pola gaun,  yang kemudian entah apa Robert membawa Giselle menuju kantornya, mungkin agar terlihat manusiawi melepas Giselle dengan bantuan sekretaris Robert.

Perlahan namun pasti chemistry ini dibangun antara karakter Robert dengan Giselle dengan melupakan Edward dan Nancy. Kejadian di kantor pengacara Robert, ada pasangan yang mestinya bercerai akibat campur tangan Giselle yang naif dan polos akhirnya tidak jadi,  kemudian digambarkan Robert dan Giselle akan berpisah di taman namun ada chemistry cinta tadi yang mempertahankan robert untuk tidak meninggalkan Giselle (kayaknya mau tapi malu-malu) – disini sudah tampak perasaan yang mendua dari robert akan hadirnya Giselle. Kejadian di taman berbuah dengan nyanyian Giselle tentang “That’s How You Know” yang membuat semua orang di taman berdansa, turut menyanyi, bersenang dengan nyanyian Giselle yang ditingkahi musik karibia, dansa para lansia dan jompo, serta ada pasangan yang just married segala sampai tukang ledeng juga ikut berakrobatik. Kemudian dengan nyanyian ajaib, Giselle mengirimkan undangan acara dansa King’s and Queen’s Ball dan karangan bunga berbentuk hati kepada Nancy melalui sepasang burung dara (saat itu alasan penulis-agar hubungan Nancy dan Robert yang salah paham dapat diperbaiki kembali) dan tidak berapa lama Robert mendapatkan telepon dari hape blackberry-nya bahwa Nancy sudah menerima bingkisan yang dikirim dengan cara yang aneh dan unik tersebut.

Klimaks-nya bukan disana, tapi pada scene berikutnya, dimana pikiran saya sudah mulai bisa menebak ke arah mana jalan ceritanya, bahwa sudah ada ikatan kuat antara Robert dan Giselle setelah keduanya melewatkan kencan sambil mengamati Morgan di Kios Pizza .. saya sempat “hampir” menitikkan air mata membayangkan diri saya sebagai Robert Philip :cry::lol: palagi setelah Giselle meninabobokan Morgan dengan cerita Red Riding Hood yang ditambah-tambahin … :lol: yang  kemudian hampir saja tergiring scene itu menuju adegan x-rated seperti rata-rata film dewasa yang akan berakhir di kamar tidur, ternyata dibelokkan bahwa sebenarnya antara Robert dan Giselle sudah terjalin perasaan saling menyukai, namun mereka merasa sinyal itu masih belum terasa kuat (ingat Hanya INDOSAT yang SINYAL-nya KUAT).

Dan saatnya muncul Edward menjemput Giselle setelah mengetuk ke sana kemari di apartemen yang ditujunya berdasarkan berita di TV. Kemudian terlihat bahwa Giselle sudah jatuh cinta pada Robert, demikian pula Robert mempunyai perasaan yang serupa .. namun karena sudah ada Edward yang menjemput apa boleh buat, untuk menutup perasaan euforia Edward yang baru saja menemukan kekasih hatinya (ih .. naif sekali si edward yang egoistik).

Melihat keadaan, bahwa Giselle akan kembali ke Andalusia bersama Edward, Morgan bersedih yang merupakan pembenaran pada diri Robert bahwa ia felt in love kepada Giselle (ah ….)

Cerita berlanjut hingga akhirnya menuju ruang Dansa King’s and Queen’s Ball, rupanya Giselle ingat akan undangan tersebut, karena hanya melalui kesempatan itu ia bisa bertemu dengan Robert dan mungkin untuk menyatakan kebenaran isi hatinya kepada sang pujaan yang baru dua hari dikenalnya itu (cie lah … polosnya).

Atas bantuan Morgan yang menggunakan kartu kredit pemberian Robert, keduanya berbelanja dan beraksi di salon – tanpa sepengetahuan Robert dan tentu saja agar muncul dialog bahwa Morgan benar-benar memerlukan figur seorang ibu, yang didalam Giselle itu muncul. Ibu yang polos. Pada malam harinya – sebelum acara dansa – akibat kegagalan Nathaniel mengirimkan apel beracun kepada Giselle, Ratu Narissa benar-benar murka dan akhirnya menyusul ke New York – muncul dari lubang Got dengan gaya gothic karakter yang dibawakan Susan Sarandon ini berpakaian agak sexy dan terbuka-kecantikan Susan tidak pupus termakan usia, malahan menampilkan fenomena nenek yang masih segar dan fresh .. :D memangnya sayuran dan buah-buahan :lol: untuk segera melenyapkan Giselle selama-lamanya agar kepentingannya berkuasa di Andalusia tidak terpatahkan oleh Giselle (itu ide cerita semula).

Di saat tengah berdansa bersama Nancy, masuklah Edward sambil menggandeng Giselle. Betapa terpananya Robert melihat dandanan Giselle yang pakaiannya seperti Night Gown dengan rambut di-bonding tidak lagi ikal bergelung seperti gambaran sebelumnya. Nah, terasa banget atmosfer ketertarikan sudah sampai klimaks. Apalagi saat Edward, Giselle, Robert, dan Nancy bertemu muka dan saling menyapa – kemudian announcer pesta mengumumkan diadakan dansa Waltz tapi dengan bukan pasangan yang dibawa dalam undangan – nah itu dia yang ditunggu pemirsa, hehehe :Dfinally Giselle and Robert had dancing waltz diiringi lagu So Close yang dilantunkan oleh John McLaughlin sendiri .. mengesankan … merinding yang saya rasakan … hingga pada di tengah lirik yang memperdengarkan bahwa “terlalu jauh” keduanya dipisahkan dan kembali ke pasangan semula (Giselle dengan Edward) dan Robert bersama Nancy.

Tampak raut wajah sedih ditunjukkan Giselle … apik banget akting Amy Adams disini … saya sampai terharu dan tak terasa turut merasakan kesedihan itu … :cry: dan itu pula disadari oleh Edward bahwa bukan dirinya lagi yang diperlukan oleh Giselle .. melainkan Edward sudah kepincut sosok lain, yakni Nancy .! Sementara Robert terpaksa meredam gejolak hatinya tadi dan harus menerima Nancy berada di pelukannya saat berdansa Waltz tersebut.

Saat sedang galau tersebut, Giselle termenung sementara menunggu Edward yang mengambil mantelnya. Tiba-tiba muncul sosok nenek tua jelek, jahat menawarkan obat pelipur lara hati dengan hanya satu gigitan apel (hahaha … potongan adegan putri salju muncul disini) dan Giselle menurut, kemudian setelah apel itu tergigit, tubuhnya terkulai dan menggelindinglah apel tersebut yang anehnya tidak terinjak hingga tepat berhenti di ujung sepatu Robert. Robert yang melihat apel, segera mengambilnya dan mencari siapa yang makan apel koq buahnya dibuang, kan bisa kena denda Rp 50.000 tuh … :lol:

Kemudian Nenek tua tadi membopong tubuh Giselle yang terkulai lemah dan dikatakannya ada warrant of guarantee bahwa setelah pukul 12 malam, Giselle akan berada di tempat yang lebih indah (alias siap menjadi almarhumah) – namun apakah Walt Disney menyukai sad ending tentu tidak ! :lol: sekali lagi datang Edward pada waktunya menahan lift yang akan membawa Giselle menuju Andalusia dan tampaklah Ratu Narissa muncul dengan berkata seolah-olah Giselle hanya tertidur :lol: … lalu munculnya Nathaniel yang sudah tersadar setelah menonton telenovela, bahwa Ratu N hanya memperalat dirinya dan yang semula berkata mencintainya itu adalah janji palsu belaka, Nathaniel sadar ia diperalat dan dibutakan oleh cinta, cintanya yang murni ternyata tidak dihargai – kayak lirik lagu .. apakah Sadis-nya Afgan atau Sampai Menutup Mata-nya Uchi. :D

Saat Ratu Narissa ditodong pedang oleh Nathaniel, keadaan berubah – bahwa detik-detik ajal siap menjemput Giselle. Lalu Robert teringat dengan perkataan Giselle, bahwa ciuman dari cinta sejati sajalah yang paling kuat untuk menyembuhkan apapun juga – True Love’s Kiss – maka beraksilah Edward mencium  lips Giselle (seperti adegan dalam Snow White, Putri Tidur) ternyata Giselle tak bangun-bangun, semakin keraslah tawa Narissa melihat itu, namun  Edward sedari awal sudah menyadari bahwa True Love-nya Giselle adalah Robert malah memberikan kesempatan kepada Robert untuk melakukan ritus itu, dan pasti ketebak bahwa atas Robert’s Kiss sajalah dengan didahului magic words yaitu I don’t want lose you ataukah don’t lived me again .. pokoknya Robert menyatakan cintanya kepada Giselle, the magic happened and then Giselle wake and melanjutkan true love’s kiss dalam waktu yang lumayan adalah 5 detikan :D hati-hati APP ya !

Ya, disitu dianya klimaks film ini, karena setelah itu sudah bisa ditebak. Narissa berubah menjadi naga yang merenggut robert dan membawanya ke atas kemudian Giselle menyusul sambil membawa pedang dan meninggalkan sepatu kaca di tengah ball room, yang nantinya dipungut oleh Edward dan dipasangkan di kaki Nancy (potongan adegan Cinderella) yang kemudian keduanya berangkat ke Andalusia melewati lubang got dan become Man and Wife or King and Queen of Andalusia (dalam bentuk animasi).

Giselle memanjat bangunan puncak dan berhasil melukai ekor naga jadi-jadian Narissa tersebut, yang hanya meringis kecut saja sambil tetap berpegang pada menara puncak (dugaan saya suatu saat ada petir yang menyambar antena, ternyata tidak!) – kemudian adegan bergulir menuju Edward dan Nathaniel yang hanya bisa memandang dari bawah dan tiba-tiba Pip muncul sambil menggelinding dalam keranjang bulat tranparan yang lalu dibebaskan dan tahu cara melepaskan Robert.

Kemudian bisa ditebak dengan keanehan yang ajaib Pip membuat naga jadi-jadian jatuh dan kemudian terkapar di tanah … hehehe (komikal) dan Robert yang mau terjatuh tertahan oleh lemparan pedang yang menyangkutkan ujung lengan jubah robert pada batang besi) Besi ketemu besi koq nyambung … ajaib film ini … full Fantasi. Dan kemudian Robert akhirnya terjatuh dan disambut oleh Giselle .. saya sempat deg degan juga apa keduanya bisa sangkut, namun Walt Disney selalu menghendaki akhir yang bahagia dan keduanya akhir tertahan di ujung atap dan sambil menatap mesra dan membisikkan kata-kata romantis diakhiri dengan long kissing scene di tengah butiran hujan yang kemudian berhenti secara mendadak …. Ya FANTASTIS …

AKHIR CERITA EDWARD bersama NANCY MENUJU ANDALUSIA, ROBERT DAN GISELLE MENIKAH DAN MENDIRIKAN BIRO DESAIN FASHION ANDALUSIA BESERTA MORGAN, NATHANIEL MENJADI PENULIS BUKU BEST SELLER DAN DIKAGUMI BANYAK LAWAN JENIS DENGAN JUDUL BUKUNYA MELAWAN DIRI SENDIRI … PIP JUGA MENJADI PENULIS BUKU DI NEGERI DONGENG :lol:


Lumayan lah untuk menghibur dan membangun imajinasi tentang mencintai pasangan – lawan jenis dengan serius bukan sebagai obyek semata-mata. Cinta sejati itu maunya.

Bagi yang mau serius, coba dengarkan saja John McLaughlin menyanyi sambil menonton Enchanted ini. Saya rasakan cukup menghibur sebelum besok memulai kegiatan mengajar Fisika kembali :lol:

Jika ceritanya panjang, saya bingung mau mengakhirinya dimana ? makanya menulis saja terus, menunggu dikomentari.

18 Komentar leave one →
  1. 11/12/2008 12:26

    Kebetulan aku juga pernah nonton film tersebut….
    kesimpulannya ya …. asik2 aja
    Salam kenal ….. e+e= enak ….
    he.. he..

  2. 30/11/2008 21:17

    :lol: itu juga menontonnya nggak sengaja
    memang ryo kalo udah ketulungan nonton yang bungas
    mata rasanya susah terpejam pejam
    kayak membayangkan saya sebagai aktor utamanya :D

    dulu juga pernah saat saya ketemu sama seorang siswa baru yang sekarang saya ajar … perasaan serupa pernah hinggap koq .. manusiawi lah sifatnya btw bukan berarti mau selingkuh apalagi berzinah :mad:

    cuma untuk menggambarkan betapa dalam dan hangatnya rasa cinta yang sesungguhnya … true love ujar orang felem :D

    oke, saya usahakan kalo ada felem yang seru ada resensinya :D itu juga sebagian mengambil dari wikipedia ryo :D

  3. 30/11/2008 21:08

    waaw.. bapak begitu detailnya memaparkan,,
    pasti sering nonton filmnya.
    memang,, yang namanya “cinta” kalau difilmkan nggak pernah kehabisan topik!
    apalagi kalau pemerannya “bungas”.

    nanti . . .
    kalau ada film baru yang oke,,
    ditunggu resensi filmnya!

  4. 30/11/2008 07:59

    wah,,saya belom nonton,padahal punya kasetnya(bajakan,,heeee)

    soalnya bajakannya ele sekali,,ga ada subtittlenya..gambarnya juga jelek,,males deh di tonton,,

    karena bapak cerita,,jad kepengen nonton deh,

  5. monkeyadvice permalink
    26/11/2008 17:39

    babungulan jua buan disney ni. kreatif abis! saya mau cari lagu nya yg how does she now that you love her, aransemen nya oks

    mudah-mudahan ketemu … asal judulnya bener yang itu nes … :D

  6. monkeyadvice permalink
    26/11/2008 17:37

    wah pak! kbetulan saya baru nnton pilm tersbut kemaren! rame menurut saya! apalagi di bagian prince ed ktabrak sepeda saat baru mulai ingin menyanyi I’ve been dreaming of a true love kiss….

    betul … scene konyol :mrgreen:

  7. grace-XI IA 2 permalink
    25/11/2008 15:38

    Kalo saya lebih suka baca novel daripada nonton film karna kalo baca novelnya alurnya lebih lengkap….
    Setting nya pun muncul melalui imajinasi kita…
    Kalo baca novel imajinasi dan nalar kita berkembang….
    Itulah kelebihan membaca novel dibandingkan nonton film….
    Btw….film yang bapa ceritakan ada novelnya ga Pa….

  8. grace-XI IA 2 permalink
    25/11/2008 15:25

    Saya suka tuch dengan tokoh GISELLE yang punya pipi yang chubby…..
    Jadi penasaran pengwn nonton…
    Masalahnya sepertinya kompleks ya….
    Panjang banget tuch penjelasan bapa……
    ^_^

  9. grace-XI IA 2 permalink
    25/11/2008 15:21

    Btw..susah Pa…..dapatin cinta sejati…….
    Kata teman saya banyak godaan nya…
    Tapi saya rasa Cinta Sejati itu hanya untuk Tuhan saja…..

  10. grace-XI IA 2 permalink
    25/11/2008 15:18

    Kita memang perlu tuc nonton film seperti itu….
    Sekalian refreshing…….
    Biar ga boring belajar mel7ulu…..

  11. grace-XI IA 2 permalink
    25/11/2008 15:07

    Kisah cintanya sepertinya rumit ya Pa…
    Tapi seru…….
    Sepertinya romantis dan penuh dengan keharuan….

  12. grace-XI IA 2 permalink
    25/11/2008 15:02

    Wah ceritanya seru tuch Pa…
    Saya jadi kepengen nontonnya…….
    ^_^

  13. reyelvosfor permalink
    25/11/2008 15:00

    hohohoho…

    saya dah lama nonton film itu pa… wktu akhir kls satu kmren… tapi syang dis 2 nya rada ceket… jadi ga liat gmn si naganya ancur…

    huhuhu….

    tpi jd tau… krna pnjelasan nya bapa…

    aq tau nya mpe yang naganya di atap itu aja pa,, bis itu ceket total…

    tapi yang keren wktu adegan nyanyi2 di taman smbil nyanyi…

    yang lagu nya ada… “ho do you know.. her love you… how do you know its true…..”

    klo ga slh yang itu… hehehe

    tapi critanya mirip sm putri slju gitu pa, pke makan apel sgala…

    trus giselle nya mw nyaigin tarzan,… manggil binatangnya lihai bgt.. hehehe

    saya menonton sebenarnya karena terpaksa, namun lama-lama asyik juga apalagi setelah melihat tampang Amy Adams yang bikin penasaran :D

  14. 24/11/2008 20:57

    @teresa11 : yaitu sa, baru merasa ketinggalan banar tapi biar hajah .. yang penting bisa menangkap arti so close john mclughlin yang udah kedownload ampir setahun yang lalu :lol:

  15. teresa11 permalink
    24/11/2008 19:58

    Wuiii..
    Bapak baru nton ya enchanted,
    emg seru lho filmnya,
    apalagi nie juga film musical,
    lagunya keren2!
    OST x juga yg nyanyi kan Carry Underwood,
    ever ever after,
    Dari dunia dongeng masuk ke dunia nyata,
    yg keren tuh gissele jago bgt bikin dress dr kain apapun,
    mpe kain gorden pada ancur semua,
    wkwkwkwkwk..

  16. 24/11/2008 16:06

    Wahh,,
    pasti bapak nonton kemaren malam..
    qlo ga salah di HBO ya pak..
    Iya pak,,
    emg ramee..
    Lucunya ada jalan dari dunia imajinasi ke dunia nyata…
    Lebih lucu lagi waktu mereka nyampe ke dunia nyata dgn menggunakan kostum kerajaan…
    Sampai Giselle-nya membuat baju dari kain gorden/horden..
    bingung mao blgnya kya apa pak..
    huehehehe..
    pas akhirnya romantiiss lhoo pak..
    huahahaha..
    Giselle-nya menyelamatkan cowonya mpe naek ke menara (ga tau menara apa.. huehehehe..)
    Pokoknya RAME pakk..
    ^^

  17. 24/11/2008 08:16

    Tulisan bagus. Kalau bisa usul, alineanya jangan panjang-panjang amat Mas … biar membacanya lebih enjoy.

  18. bliwayan permalink
    24/11/2008 06:19

    “Saya bingung mau mengakhiri dimana?….” Saya juga bingung nontonnya dimana?….

Bagi yang merasa berkenan berkomentar, sudilah mendaftarkan diri dahulu sebagai pengguna wordpress.com

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 194 pengikut lainnya.