Razia Kendaraan
Dengan ekspose akhir tahun yang dilakukan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Tengah, tercatat tidak terjadi penurunan angka kecelakaan di jalan. Hal ini utama didominasi oleh pengendara kendaraan roda 2. Namun, angka kecelakaan pada kendaraan Roda 4 pun tetap berada pada domain tertinggi.
Kedua fakta murni inilah yang menggerakkan hati para Pengatur Lalu Lintas untuk mengadakan razia penertiban sekaligus penegakan aturan di jalan raya dan lalu lintas transportasi darat yang krusial.
Setiap kali kita membuka media massa baik cetak maupun elektronik, jarang tidak terbetik berita kecelakaan lalu lintas. Berkali-kali, kami juga mengingatkan kepada para siswa untuk selalu taat pada peraturan lalu lintas, berhati-hati berkendaraan, dan selalu siap siaga menghadapi kemungkinan yang terjadi setiap melintas di jalan raya.
Biar begitu, guru pun tidak terlepas dari masalah penertiban di jalan raya itu sendiri.
Berkali-kali saya mendengar cerita pengalaman teman-teman, yang terjaring razia baik sengaja atau pun tidak sengaja. Teman kami yang paling sering terjaring pada umumnya melintasi jalan protokol yang jalur poros sekitar Cilik Riwut, Bundaran Besar, Diponegoro, RTA Milono, Yos Sudarso.
Ada yang karena melanggar lampu merah di perempatan jalan dan ada yang sampai dua kali kedapatan tidak menggunakan sabuk pengaman saat mengendarai mobil.
Kali ini untuk pengendara mobil, bagi yang tidak menggunakan sabuk pengaman dikenakan denda Rp 115 ribu dan dibayarkan tunai pada bank yang ditunjuk yaitu Bank Rakyat Indonesia.
Karena itu, waspadalah para pengguna kendaraan. Razia bukan menimbulkan kerugian, (memang ada kerugiannya yaitu uang denda), tetapi menghindarkan kerugian nyawa yang tidak ada tanggungannya alias tidak ada nyawa cadangan. Entah, jika kucing yang sudah bisa mengendarai kendaraan bermotor – apakah berlaku hal yang sama ?





















ada sih hari-hari tertentu di tempat saya, paling sering malam hari, beberapa anak muda ugal2an di jalanan depan rumah. deru motor yang keras (sengaja tuh) sangat mengganggu warga sekitar. saya sangaaaaaaaaaaaaaaaaat mendukung razia kendaraan. bukan untuk merugikan, malah menolong saya rasa.
Selain bisa menyebabkan rugi dana,ternyata razia itu bisa bikin kecelakaan juga lho,Pak.
Saya pernah hampir tabrakan sama orang yang tiba2 ngerem & belok gara-gara takut dirazia di jln Diponegoro.Untung waktu itu masih sempat ngerem,kalau ga,waaah……
Mendengar berita2 soal kecelakaan bikin tambah takut aja,nih….
Sayang nyawa…sayang nyawa….
Yang paling nyebelin dari berkendara adalah kita udah hati2,ga ngebut,tapi adaa..aja orang lain yang ga hati2 yg bisa menyebabkan kecelakaan.Masih mending kalo yang salah itu yang rugi paling parah,tapi kadang-kadang malah kita yg hati2 itu yg paling rugi.
Zaman sekarang pengendara motor banyak yg ga hati2,sering ngelanggar lampu merah,apalagi kalau pagi2.oiya,ada juga yang suka nyelip dari sebelah kiri,terus ada yang ngerem mendadak….pantes aja jumlah lakalantas makin banyak.
Ngomong2,razia sekarang bayarnya makin mahal ya,Pak?
Huaaa….susahnya buat yang belum punya SIM,mau bawa kendaraan bermotor jadi was-was,biarpun masih bisa diakali dangan lewat jalan2 kecil nan sepi.
Mau kemana2 naik sepeda,kalau ga biasa bisa teler.Saya baru2 ini nyoba kemana2 naik sepeda selama sehari,hasilnya malah teler….huhuhu…
Mau naik angkot,kalau udah jalur bebas susah nyari yang mau nganterin ke daerah “terpencil”.
hix..hix..
Iya nih,Pak…sekarang makin sering aja ada razia.Untung saya tinggal di daerah yang jarang ada razianya (sebenarnya ga ngaruh juga sih,soalnya saya jarang pake kendaraan bermotor,nebeng sih sering..hehehe…).
Razia SIM juga banyak loch sekarang….
Bahkan biasanya pembuatan SIM biasa melewati jalur belakang (tanpa test)…..
Tapi sekarang harus test….
Wacg bagi yang belum punya SIM harus mati2an test dulu….
Bisa ngendarai motor belum tentu lulus test lo…..
Saya paling sebel kalo lihat anak2 remaja yang ngendari motor dengan kecepatan tinggi…
Mereka ga tahu bahwa prilaku mereka dapat membahayakan nyawwa orang lain..////
Kadang saya nau teriak dan marahin mereka,….
Mereka sepertninya mau tunjukan bahwa mereka hebat dalam mengendari motor dengan kecepatan tinggi…
Apalagi sekarang kan lagi bekennya tuch BALI (Balapan Liar)
Wah…..
Kalo kecelakaan sich memang ga bisa dihindari……
Saya aja pernah loch ditabrak seorang polisi……
Padahal saya udah hati2….
polisinya aja yang ga hati,,…….
Yang hati2 aja bisa kecelakaan apalgi yang ga hati,,……
Wah…..
Kalo kecelakaan sich memang ga bisa dihindari……
Saya aja pernah loch ditabrak seorang polisi……
Padahal saya udah hati2….
P
haha…
iya pak……..
tapi kadang2 kesal juga kalau banyak razia….
hha..
padahal tau juga kalau itu juga demi kebaikan kita sendiri…
ayo ayo safety aja deh dijalan…
sudah abad ke 21 masih aja ada yg tidak mematuhi peraturan lalulintas…
ingat !!! jangan jadi setan jalanan, pikirkanlah keselamatan pengguna jalan yg lain..
yo saya dukung penuh Razia tersebut..
ayo mari kita tingkatkan safety ridding di daerah kita..
pak rudy, pak Rahmat mana ya blognya? belum kenalan saya
berarti pak rudy kalau posting gak konfirmasi dulu.. hiii ketahuan kena razia
ni ada razia dari lpmp, saya kopi dari komen di blog saya…….
salam super…
temen2 guru yang baik..
pak budi,pak rudy, pak rahmat
perlu saya informasikan… pemberian laptop kepada sma penerima BOMM dan kegiatan debat itu bukan LPMP kalteng yang melaksanakan. program itu punya dinas p dan k propinsi… mereka dinas itu cuma pinya tempat/aula aja di LPMP. oke??
pada saat kegiatan itu, saya (staf LPMP) meliput beritanya…
saya harap temen2 yang menulis artikel lagi bisa konfirmasi kepada 2 sumber.. oke?
trimakasih.
setuju pak, terima kasih atas info razianya, saya jd patut waspada neh (mklum blum bwat SIM).
Pastinya
razia bkn alasan tuk mematuhi peraturan!!!
Jangn tnggu kcelakaan br qta sdar pntingx mematuhi peraturan
bnr pak…
akhr2 ini serink razia..
mngkn krna smkn banyaknya pngguna kndaraan trutama roda 4
yg mmbuat jalanan semakin padat…
kalo ga di amankan akan rawan kecelakaan…
hehe..emang ada y nyawa cadangan? Xixix..
well, aQ paling bt klo kena razia kayak gini, itninya sich, yg penting teneng dan pinter ber argumen dgn si pak razia.. *kebiasaan tmn2 nicgh*, solanya kdg2 Qta g salah2 amat jg asal aj dikasih denda2an…apalagi klo udah akhir tahun..nag lho?
Well, itninya jg sich, saat berkendara di jalan, mmg harus mentaati pertauran yg ada…biar g merugikan pihak manapun..dan bs selamat sampe tujuan…hehe