Bermain Kartu
Bermain kartu merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan, melepaskan dera stress setelah berkutat dengan pekerjaan dan pelajaran yang membosankan selain digunakan untuk membunuh waktu saat menunggu surat-menyurat atau pekerjaan lainnya yang tidak perlu diawasi. Nah, bagaimana jika Bermain kartu di saat belajar ? Tentunya akan sangat mengganggu konsentrasi guru anda! Sebab kegaduhan atau keramaiannya akan mengganggu kelancaran jalannya proses mengajar. Namun dalam kelas Fisika yang membahas mengenai kesetimbangan statika di SMAN-2 Palangka Raya hal serupa tidak terjadi?
Sah-sah saja bermain kartu, tanya kenapa ? Asalkan diketahui oleh Guru Fisika anda maka sederetan kartu remi yang semula dicetak 52 lembar ternyata di dalam kotaknya diberikan 55 lembar (sebuah survei yang dilakukan tidak sengaja) dapat digunakan untuk membangun kekompakan tim dalam membentuk susunan kartu menjadi susunan piramida.
Satu set kartu tersebut dapat disusun mencapai 5 tingkat (tentunya dengan meminjam dua kartu lainnya dari tim lain
) – karena jumlah yang diperlukan adalah 57 lembar.
Karena beberapa tim, tidak serta merta berhasil membangun piramida dimaksud jika kartu saling lepas – terpaksa untuk pembangunan piramid kartu dibantu dengan alat perekat yaitu selotip.
Tim pertama yang membangun piramid dengan “sedikit” bantuan selotip berhasil dibangun oleh kelompok Oghy, Novita Damayanti, Hidayati dan Putu Atmaka. Tetapi ada juga Tim yang berhasil membangun piramida kartu tanpa perekat sama sekali dan patut diacungi empat jempol (dua di tangan dan dua menyembul dari kaki) yaitu Grace, Ewo Jatmiko, Sherly Vivian, dan Chrisna Maharati. Setelah beberapa kali putus nyambung putus nyambung …
Nah, jika observasi saya ini ada yang membantah sebab sebelumnya kelas XI IA-5 (gammabunta5) telah mencoba membangun piramida namun saya lupa kelompok mana yang berhasil. Kiranya bisa memperbaiki postingan blog ini
Artinya, bermain kartu boleh saja asal diketahui dan diawasi oleh Guru Fisika anda
dan tidak melampirkan taruhan (apakah itu uang atau barang berharga lain atau bahan yang bisa dipergunakan bertransaksi) asalkan dengan tujuan membangun kekompakan dan masih dalam kerangka belajar tentang Kesetimbangan Benda Tegar




















koq axiaga gk da praktek dgn menggunakan kartu pak?
Main kartunya pake taruhan perasaan,Pak…hehehe….
Maksudnya,kan bete kalau kalah terus disuruh ngocok kartu(mungkin ini sedikit berlebihan)…
Hehehe…main kartu emang paling asyik,dan biasanya kalo sudah main sama teman2,ga bisa ga teriak2 histeris,entah karena menang atau karena kalah.Hal ini sudah dibuktikan oleh anak2 IA yang lagi hobi main kartu.
hehehe~
hari rabunya kelompok saya yang membangun tanpa perekat, dimana yang jadi adalah bangunan pisa karena kartu numpuk di pinggiran…
sayang fotonya ada ma Tria
Seru!
Bisa tuk Menghilangkan tingkat stress”
hebat euyy
coba degh ntar
Wah kalo di kelkas G_XIDA ketragihahn main kartu…yapi ga pake uanmg..ga ada taruhan,……
Main kartu hanya sekedar untuk hiburan dan pelepas bpenat dalam menjalani hari2 yang poenuh dengan tugas……
Apalagi kalo ga ada gurunya…bech banyak tuch yang main kartu…
Kelompok kami berhasil nyusun kartu tanpa perekat sama sekali…..
Ini atas kerja sama semua anggota kelompok,,…TERUTAMA SHERLY VIVIAN yang dengan sabarnya menyusun kartu….
hehehe… yang berhasil di gammabunta itu kelompok monkey advice dkk….
gara2 bermain kartu itu semua pada ketagihan…
visit my blog http://mu2gammabunta.blogspot.com