Hari Yang Parah
Seumur-umur jagung rasanya bosan,
semakin bosan berbicara di dalam ruang yang
kurang bisa mendengar
Percuma demi percuma belajar
Tokh akhirnya sia-sia
Kesimpulan :
Sensor pendengaran (telinga manusia) bekerja pada frekuensi 20 – 20 KHz
Sementara sensor penglihatan bekerja hanya pada warna-warna visual (cahaya tampak) sebagaimana deret Balmer yaitu pada λ = 400 nm (warna ungu) hingga λ = 700 nm (warna merah). Yang berarti cahaya berada pada frekuensi 4,2 x 1015 Hz dan 7,2 x 1015 Hz. (1 nm = 1 nanometer = 10-9 meter ) ![]()
Dunia Hantu yang tidak berdaging dan tidak bertulang sebenarnya tidak bisa dilihat karena kemampuan sensor kita yang tidak mampu menjejak frekuensi atau panjang gelombang “mereka” …
Sebagai ide … bagi anda yang mengetahui letak atau artikel secara fisika agar dapat melihat fenomena “kasat mata” ini kiranya memberikan ide melalui email.
Maaf jika komentar anda selanjutnya akan dimoderasi atau dialihkan ke alamat lain …
Komentar silakan ke sini : ALAMAT BARU !




















Komentar telah ditutup