Sekolahku Baru
Tak terasa beberapa hari lagi kita sekalian aka tiba di penghujung tahun pelajaran 2008/2009.
Banyak suka duka silih berganti datang dan pergi,
tentu saja lebih banyak duka daripada suka yang kita lewati
dan jalani bersama hari demi hari.
Terutama tugas-tugas berat datang berseliweran, mengacaukan zaman dan keadaan sampai ada yang fi fesbuk menuliskan saya orang yang tak tau diri, tak tau umur, orang bungul lah, dst dst dst … apalagi itu diletakkan dalam forum yang mengatasnamakan SMAN-2 Palangka Raya. Ah sudahlah, lagi pula itu cuma 2-3 orang saja yang tidak tau adat demikian. Mudah-mudahan kesempatan yang ada mereka pergunakan untuk bertobat, daripada mendapat celaka
yang maunya dapat Berkatnu …
Langkah-langkah pasti dalam keraguan, memupuk kebimbangan yang semula menghujam benak dan kalbu kami, apalagi setelah ada perubahan mendasar dalam sistem dan struktur organisasi sekolah di bawah kepemimpinan Ibu Badah terasa sekali berbeda dan berasa hangat dibandingkan kepemimpinan yang semula ..
Tidak bisa dipungkiri, tangan dingin seorang wanita kadangkala berbeda dengan tangan dingin seorang Bapak.
Semula sekolah ini bergerak dengan dinamika sendiri, klub-klub sendiri, orang-orang sendiri yang cenderung mementingkan diri sendiri dibandingkan kepentingan publik.
Nah, di sekolah baru kelak di tahun pelajaran 2009/2010 … semua keadaan seperti itu akan dihilangkan, lalu jangan ada yang berkata ah … itu hanya akan mengubah rezim yang berkuasa … hahahahaha
(** memangnya ini politik ? ** … oh bukan, kami bukan anggota partai politik, ujar Bapak yang mengajar saya dulu di Oktober 2006 … eh nyata-nyata kemudian di tahun 2008 dia malah masuk salah satu partai dengan nomor urut di atas 10 … apa tidak menjilat air liur sendiri ? .. )
Kemudian, selama tahun-tahun kelam tersebut … kami dibombardir massa dengan kehebohan yang melebihi sesuatu, sama seperti musuh bersama … yang berakibat sampai muncul komentar-komentar miring orang-orang di grup SMAN-2 Palangka Raya pada foto-fotonya (** silakan anda perhatikan foto-foto yang dikomentari oleh orang-orang tak bertanggung jawab dan merasa dirinya yang paling hebat **)
Yang paling saya rasakan adalah kesempatan yang dilenyapkan seketika dari giliran saya, karena menghambat, kemudian diisukan hendak memasukan kepala sekolah ke penjara lah, dan sterus-setrusnya … dan semua itu adalah isapan jempol omong kosong belaka, bualan besar, kelakar besar yang ujung-ujungnya adalah PEMBUNUHAN KARAKTER RUDY HILKYA …
Ternyata kesempatan baik berbalik lagi, dengan mundurnya petinggi-petinggi yang semula adalah PENGELOLA TERBAIK dari sekolah tempatku bekerja ini menjadi sama dan rata seperti guru biasa, namun masih membawa bara dalam hatinya … Kami mencoba sesuatu pendekatan yang baru kepada rekan-rekan guru dan warga sekolah lainnya.
Jangan lagi ada pekerjaan besar, block grant, atau hibah atau apapun itu namanya yang dikerjakan sendiri atau berdua saja… Sebaiknya diberikan kepada lebih dari tiga atau empat orang atau lima orang bahkan lebih … asalkan dikelola manajemen secara kolegial yang sehat, kompetitif dan efektif (banyak orang juga tidak menghasilkan kerja yang maksimal … )
Sekolah baruku ini dimulai dengan kepercayaan menjadi rintisan sekolah bertaraf internasional, kata taraf sering dipelesetkan menjadi tarif … ya memang benar. Sekolah baruku ini akan menjadi sekolah publik yang kepemilikannya bukan saja oleh Kota Palangka Raya namun juga Kalimantan Tengah dan juga Republik Indonesia … mengapa ?
Karena semua kebutuhan, biaya, alokasi anggaran semuanya membutuhkan biaya besar dan tentu saja biaya itu sebagian besar ditanggung oleh masyarakat, oleh APBN oleh APBD Propinsi Kalimantan Tengah dan juga oleh APBD Kota Palangka Raya. Kegiatan-kegiatan belajar berstandar internasional akan digeber dan setahap demi setahap diperketat guna mencapai taraf internasional tadi.
Taraf ini mempunyai konsekuensi, bahwa semua guru (dimulai dari guru MIPA minimal harus ada yang berijazah S-2 serta sedikit lambat laun bisa berlebai-lebai dalam dua bahasa pengantar Bahasa Indonesia dan tentu saja Bahasa Inggris … ini saja sudah menimbulkan ketakutan di beberapa kalangan dewan guru kami, namun dengan tekad baja dan semangat tinggi untuk maju – semua halangan itu bisa kita terobos koq).
Kemudian nanti akan dimulai semua guru dari rumpun mata pelajaran lain juga harus mencapai ijazah minimal S2 mulai tahun ke-2 hingga tahun ke-5. Karena itu berlomba-lombalah menjadi guru, karena akan mendapat beasiswa atau bantuan uang saku melalui program ini.
Penerapan TIK sudah harus mendarah-daging dalam setiap pembelajaran, ya minimal dimulai dengan membuat bahan ajar berkelas powerpoint, kemudian meningkat sedikit menggunakan Flash, meningkat lagi menggunakan swish, meningkat lagi menggunakan autoware dan seterusnya …
juga dalam penerapan administrasi pengelolaan tidak hanya fasih menggunakan excel tapi juga VBA dan macro untuk mempermudah …
selain itu juga penerapan yang lebih maju dari Program Administrasi Sekolah edisi baru (karena saya terakhir menyentuhnya tahun 2006 sebelum ditendang keluar oleh sistem penguasa kebijakan sekolah di tahun itu)
Pengelolaan yang tidak kalah penting dalam sekolah baruku nanti adalah penataan lingkungan, isu yang terbaru – tidak ada lagi rumah tinggal di lingkungan sekolah ~
jika pun dihilangkan akan dipergunakan oleh pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Kota Palangka Raya dan Pemerintah Propinsi Kalimantan Tengah untuk membangunkan sarana pendidikan, seperti Ruang Belajar Sore, Ruang Ganti Pakaian, Ruang Belajar Tambahan, Ruang Seni dan Musik, Ruang Olah Raga (sport hall atau gymnasium), juga akan dibangun Kolam Renang (** wow fantastis .. apa memang ada lahannya .. ya ada, Hotel Aquarius saja bisa membangun kolam renang, sekolah baruku yang lahannya 24.000 m2 tidak cukup kan mustahil ** ) …
Sarana-sarana lainnya juga tetap diperhatikan seperti meubelair (kursi meja) siswa yang akan dicari dan diganti dengan yang lebih efisien dan lebih compact … tidak bergantung pada kursi kejujuran (yang kemarin banyak disimpan saat ujian nasional … anda tentu tahu mengapa itu ? )
Penambahan komputer dan LCD proyektor pada setiap ruang kelas, kesiapan yang ada baru 3 LCD proyektor namun saru proyektor rusak berat karena hanya dipakai oleh satu pengguna, sementara dua lainnya disimpan dalam ruang multimedia .. yang mana ruang ini hanya disentuh dalam pelajaran TIK saja … ruang internet berubah menjadi ruang gudang yang harus segera dibersihkan ! ) Padahal baru saja verifikasi kesiapan sebagai Pusat Sumber Belajar, namun alih-alih masih dinyatakan belum siap .. saya optimis di bawah arahan Penanggung Jawab Pak Erwanto, S.Pd semua itu bisa teratasi dengan komprehensif.
Tentu saja, biaya itu semuanya datang dari semua pihak pemangku kepentingan dan outsourcing dari pihak-pihak lain.
Sekolah baruku kelak akan memiliki pencitraan yang lebih matang, terukur, visibilitas tinggi dan juga akuntabulitasnya ~ terutama kemampuan berkoordinasi dengan dinas terkait seperti Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kota Palangka Raya serta Dinas Pendidikan Propinsi Kalimantan Tengah akan lebih diintensifkan dibandingkan era sebelumnya.
Pengelola sekolah harus banyak belajar mendengar dan sedikit berbicara (baca =”membantah”) .. agar kita mendapat ilmu yang berguna dan saran yang mumpuni.
Harapan saya, kepada para peserta didik kami yang masih mengenyam bangku SMAN-2 Palangka Raya untuk terus berkarya, jangan menyerah, jangan mundur, pantang mundur guna meraih hasil dan prestasi yang semakin hari semakin optimal dan meningkat (eskalatif) … kami para gurumu di sini, tidak akan membiarkan anda berada dalam keputusasaan, kegalauan yang menyeret anda ke pergaulan yang tidak menentu.
Mari intensifkan ruang konsultasi untuk mengeluarkan curhat anda, jangan disimpan dalam kalbu, apalagi ada tutor sebaya dan konsul sebaya ! manfaatkan itu … Ada Pak Fatur atau Bu Eko ada yang lebih senior lagi Bu Senisetine dan jangan lupa Bu Badah juga guru BK lho ! jadi tidak salah manfaatkan kesempatan konsultasi ini serutin mungkin.
Saya jadi ingat kata teman saya, Pak Irawan Irin, Guru Fisika SMAN-3 Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat beliau menulis begini dalam fesbuk saya …YOU DO THE BEST AND GOD TAKE THE REST
Nantikan sambungannya … ciaooo ….





















hehe.. pengalaman adalah guru yg terbaik pak..
wah bpa hebat ya..
enak na punya skul kya gtu………
kra” d makassar ada g y????
Iwaww…
Bentar lage kita mau masuk tahun ajaran baru..
Banyak tantangan baru yang akan kita hadapi di masa depan..
Trusss berjuang..truss berdoa….
Gapailah mimpi yang telah menunggu di depan mata…..
Untuk menjadi sekolah yang bertaraf internasional..SMADA masih banyak memilki kekurangan yang harus segera diperbaharui….
Semua ini merupakan tanggung jawab kita sebagai warga smada…..
Pihak2 yang bertanggung jawab atas kemajuan SMADA diharapkan mampu memperbaharui sarana dan prasarana SMADA agar bisa lebih baik lagi….
Kalo bukan kita sapa lagi yang mau peduli,….????
Semoga saja Struktur kepemimpinan SMADA yang baru akan membawa SMADA ke arah yang lebih baik lagi…..
Satu hal yang saya harapkan….semoga adek2 kelas yang masuk nanti ke SMADA adalh anak2 yang otaknya bertaraf internasional juga…
Jangan ada lagi diskriminasi antara orang kaya dan miskin….
Sebaiknya kita pilih bibit2 unggul yang nantinya mampu mengharumkan nama baik SMADA……
amin…
SBI….Sekolah Bertaraf Internasional….
Sering diplesetkan menjadi Sekolah Bertarif Internasionl…..
Ya…memang benar toch..untuk mendapatkan kepuasaan akan ilmu yang bertaraf internasional..kita harus mengorbankan dan ynag bertaraf Internasional juga..
Ha….ha….
ikut nongkrong aje deh
http://kabariberita.wordpress.com/2009/06/24/kontroversi-konser-koboi-bugil/
pagi hari benar-benar bikin ide aneh nyeleneh keluar.
isu yang baru saya dengar – tidak ada lagi rumah tinggal di lingkungan sekolah ~
artinya semua area yang akan kosong (terlepas dari ruang lain yang akan di’ada’kan) dijadikan taman’kan pak? kalau begitu mungkin, nanti akan ada outdoor class, belajar di taman atau bentuk lain yang akan mengisi kekosongan lahan tersebut. atau mungkin nanti akan dibuat laboratorium alam?
yang tergambar oleh makroprosesor intel core 2 duo (indomie telor cornet karedok duo) di dalam chassing head skeleton saya:
1. siswa belajar pakai laptop (mungkin nggak mungkin mungkin, yang mungkin mungkin!)
2. di kantin ada hotdog, pizza, sama burger, pokoknya semua makanan cepat saji (mengharap)
3. banyak bule berkeliaran (mungkin guru bahasa asing, guru berbahasa asing, atau guru asing)
4. ada landasan pacu (siapa tahu nerima murid dari luar negeri yang domisilinya benar-benar di luar negeri!???!!)
5. seragamnya pake jas (jangan-jangan di sekolah nanti ada kelas broadcasting sama public speaking)
6. karena bertingkat, ada lift sama ekskalator : menga(n)da(i)-a(n)da(i)
7. ada bis sekolah tipe “limunsin” pake mesin jet sama pelayanan VVIP pulang pergi rumah sekolah pasti sampai, kurang puas uang kembali (semoga)
8. lulus dari SMATIDA Paray (Sekolah Menengah Atas Taraf Internasional Dua Palangka Raya, tetap dua atau nanti diganti jadi Satu?) Direkrut oleh perusahaan-perusahaan besar dunia jadi tenaga ahli (ngawur dah)
. . .
semua hayalan di atas makin diteruskan makin ngawur kayak bundaran (nggak ada ujungnya), tapi nggak salah`kan membayangkan dan memimpikan yang terbaik buat sekolah selama menghayal gratis dan nggak dipungut biaya.
kalau SMADA jadi bertaraf internasional, imbasnya Palangka Raya jadi terkenal!
otomatis di Palangka Raya nggak cuma ada satu hotel Aquarius juga nggak cuma ada satu Palma! siapa tahu jembatan kahayan nanti diperpanjang kayak jembatan suramadu selain mempermudah transportasi, juga buat objek wisata (palangkaraya sampai kurun jalannya jembatan semua, jgn lupa jg sama tumbang nusa dipanjangin jadinya indonesia lebih terkenal dengan nama negeri seribu jembatan) .
Senangnya..
Ada ruang seni & musik..
(bisa maen band spuasnya, pa lgi d smada byk ank2 bertalenta d bdang seni & musik, cma blum explore)
ada ruang olahrga..
(haduu,keren.! Bsa nmbah otot perut,! Kacanya yg lebar utk latian dancer2 smada..)
pasti byarnya mahal..
Prawatan alt2 nya pula..
Mgkin 300rbu sbulan (ato lbih mhal?)..
Hahaha..
Gelo
tapi mantab.
Smada jaya trus.!
waduh memang masalah ruang TIK yang laksana gudang yang dekat ruang basket itu sulit dibersikan sejak tidak ada koordinasi dari Pak Bambang+kuncinya yang jarang ada ditangan~
tapi untuk sekolah internasional nanti saya tunggu kehadirannya pak, keren juga sekolah lebih dan lebih maju dari yang lain~
iya pak, saya ada liat komentar komentar tersebut !
gpp ja pak..
sabarrr…
keplok keplok keplok