Padamnya Listrik

thunder and lightning (www.bbc.co.uk)
Listrik merupakan denyut nadi dunia modern, namun apa daya jika denyut nadi ini harus terhenti oleh alasan yang tidak pernah bisa diungkapkan oleh pengelolanya ?
PLN sebagai pengelola listrik negara, sekali lagi tidak berdaya atas defisit daya akibat pemakai energi ini yang semakin besar, sementara sumber pembangkit energi dari tenaga yang tidak bisa dibaharukan (BBM, energi air terjun (bendungan), batubara, panas bumi).
Tampaknya pengelolaan sumber daya kelistrikan untuk kalimantan dan sekitarnya masih mengandalkan tenaga-tenaga tersebut. Akibatnya saat defisit tenaga terjadi, karena pembangkit dayanya kekeringan seperti di Bendungan Riam Kanan yang semakin surut karena hanya akan bekerja jika ketinggian air dalam bendungan mencapai 53 meter otomatis pemadaman lah jalan satu-satunya.
Hal ini berarti kerugian, karena pelanggan tidak terlayani. Namun sebagai pelaksana oligopoli energi penentu modernisasi umat manusia, PLN tidak pusing dengan hal itu ~ sebab walau dicaci tetap dicari
artinya PLN tetap tidak kekurangan pelanggan dan tetap bisa mendapatkan pemasukan sekalipun harus sering merugi.
Pertanyaannya ? Ini sebuah kerugian atau sebuah keuntungan ?
Berkali-kali pihak perusahaan listrik mengatakan mereka merugi dalam mengelola energi ini, namun tiap akhir tahun tidak terkira pula tantiem atau bonus yang diberikan kepada pengelola perusahaan sebagai jerih payah “keberhasilan” kerja tersebut. Sampai, Arief Budiatmo, anggota DPRD Kalteng terpilih 2009-2014 mengatakan “Tidak sepantasnya perusahaan yang merugi harus mendapatkan bonus yang setimpal ” …
Jika memang benar ada UU Kelistrikan, dengan PLN bukan sebagai pemain utama. Akankah pemadaman listrik seperti ini masih berlanjut ? Belum ada juga jawaban yang bisa memastikan hal tersebut.
Biarpun begitu dimana-mana PLN kau tetap dinanti untuk mengalirkan listrik ke rumah kami para pelanggan, berapapun biaya yang tertera pada kertas berwarna hijau sebagai tagihan tetap kami bayar, apakah karena memakai atau tidak memakai (karena dipadamkan), sekalipun pelanggan tidak pernah dapat bonus atas ketidaknyamanan ini hanya selalu ada kata maaf, atas ketidaknyamanan pelayanan pemadaman listrik ![]()
Ini lelucon atau parodi atau sebuah permisivitas akibat kebutuhan yang semakin jenuh sementara tenaga kurang ?
Mengeluh sudah bukan jawaban, sekalipun beberapa ekor ikan hias meninggal stroke karena kekurangan Oksigen terserap sebab tidak mampu menjalankan purifier dan generator respirator ~ kami para pelangganmu hanya bisa berdoa Segeralah Engkau Bekerja kembali seperti sediakala sebagaimana janjinya “Menyala segera dan menerangi dunia”
PLN, akankah kau terus menyala ?




















yes, sir it’s true. i think we need more patient.
kemarin ibu sya beli lmpu yg dices dlu lho pak……….
mati lampu teruzzz…………bosan lau mati lampu mulu, mau hemat energi juga susah…..gmna ya????
segera beli lampu darurat mumpung murah … Rp 40 ribu satu biji
betulllllllll mati lampuu muluuuu setuju dahh
Memang sering sekali PLN nech mati listrik…
Ga bisa ngapa2in….
Ga kira2 lagi bisa ampe 5-6 jam matinya…
Huuuh….
jrenngg…
pada malam itu..sekitar jam 1 malam*suasana mencekam*
ini membuatku sangat depresi total, tiba2 mentok ide dan badmood… tak tahu lagi apa ide untuk menulis.. hahhaa… sejak saat itu saya berpikir, “PLN gimana sih maunya.. padahal kan aku ga pernah nunggak listrik.hhahaaa”
hanya aku tertuduk di kursi menatap layar online ditemani secangkir teh hangat(karena dilarang mengkonsumsi kopi) dan dengan asyiknya menulis, mengetik dan melakukan kegiatan lain yg kusukai , menulis jurnal dan upload ke blog supaya teman2 yg berkunjung membaca info2 terbaru ….
lega rasanya.. hati gembira, akan ada berita baru bagi dunia….
sembari mengangkat cangkir .. BLEKKKKKKK* cenuttttt….. MATI LAMPU.. OH NO OH NO OH NO… file nya belum ku upload ke dasbor…
waaa d rumaa saya bru ajja td mati lstrik pak . bnyak mudarat nyah klo mati lstrik terus .
benar hebat kota kita ini…
selain memerangi asap… musuh tak terduga seperti mati listrik juga mengintai…
hanya saat lebaran sepertinya musuh seperti ini juga “berdamai”…
sesaat sebelum lebaran bala bantuan berupa hujan turun…
dan selama lebaran, sepertinya stok listrik cukup untuk selalu hidup..
pertanyaannya?
kenapa mereka harus aktif lagi setelah lebaran selesai?