Lesson of this day
Pertama membangun hari dengan mendengarkan curhat para peserta didik di kelas X yang kemarin waktu grand exam mengalami gangguan dan kegagalan. Dan memang benar-benar mengejutkan, saya sangat prihatin dengan beban yang diderita pada pelajar muda ini. Saya kembali bergumul dan mempertimbangkan mana yang terbaik dan mana yang relevan dengan hasil yang anjlok dan tidak menggugah selera.
Namun sekali lagi, dari sana saya mendapatkan pelajaran selanjutnya. Bahwa untuk mendapatkan sesuatu tujuan atau kepentingan harus dengan kesabaran dan WAKTU YANG TEPAT !. Rupanya 9 Desember 2009, kemarin bukan waktu yang tepat bagi ke-40 pelajar saya ini.
Sebagai pertimbangan awal, apapun masalahnya cukup untuk memberikan gambaran sederhana tentang profil mereka.
- Pelajaran pertama saya hari ini adalah mendapatkan insentif, mengurus jalan agar mendapatkan tujuan tersebut menimbulkan pergesekan (friksi) karena gaya normal (menginginkan sejumlah uang sebagai modal liburan) terhadap berat (beban yang dibawa agar bisa berbelanja saat liburan di Mall). Menghadapi kendala gaya gesek (dari bendahara, pemegang uang kegiatan, bendahara panitia kegiatan). Untuk mendapatkan sejumlah insentif (sebagai tujuan itu) diperlukan gaya dorong yang besar dari dalam diri sehingga ada yang diperoleh dan ada juga yang tidak
- Pelajaran kedua yaitu antri, membawa mobil besar saya ke BCA agak lumayan menyulitkan karena lapangan parkir belakang BCA yang sempit. Hal itu harus membuat saya berpikir memberikan putaran rotasional untuk dapat memarkir mobil Innova kami tepat pada posisi yang ada. Antri (queue) merupakan budaya yang paling tidak disenangi dimana-mana, terutama yang penduduknya banyak. Tapi untuk menghormati aturan dan keteraturan tata tertib sebagaimana aturan tata surya baik secara makrokosmos dan mikrokosmos. Keteraturan tersebut membawa keuntungan dan cepatnya urusan. Intinya yaitu harus TERATUR (Harmonis).
- Pelajaran ketiga, yaitu BERGERAK. Membawa innova yang lumayan besar disertai roda-rodanya yang lumayan membawa tekanan yang begitu berat dan harus diperhitungkan kesiapannya setiap hari. Terutama untuk tekanan roda, apalagi untuk ban tubeless harus dimatangkan untuk persiapan perjalanan jarak jauh menuju Kampus Unlam. Gerak-gerak yang membutuhkan ketahanan ban serta kekuatan kaki-kaki mobil membutuhkan kedisiplinan untuk memperhatikan dan meneliti, mengamati kesiapan alat transportasi yang digunakan. Gerak ini pula yang mendasari calon-calon pembeli mobil-mobil seken jika ingin mendapatkan kendaraan dengan harga terjangkau namun masih aman untuk dikendarai.
- Inti dari ketiga pelajaran di atas adalah BIARKAN KESABARAN menyertai WAKTU.




















Menurut saya,batas kesabaran seseorang itu memang ada batasnya namun jika kita berpikir positif dan dapat mengontrol rasa amarah kita dengan baik maka masalah tersebut dapat diselesaikan dgn didasari kesabaran.Namun,jika kita tidak dapat mengontrol rasa amarah kita dan malah memacu amarah kita tersebut menjadi semakin bergejolak dgn pemikiran yg negatif tdk didasari kesabaran suatu masalah tersebut tdk akan dapat diselesaikan tapi malah menjadi rumit.^_^
saya juga merasa bahwa saya tidak mungkin bisa lolos dari fisika kemarin pak, karena saya tahu saya tidak lebih pintar jika dibandingkan dengan teman yang lain….. bahkan saya pas-pas an, tapi saya terus saja mengusahakan sesuatu hingga saya mencapai hasil akhir.. ternyata perjuangan saya tidak sia-sia.. semua ini juga tak lepas dari bantuan teman-teman selama ini,, (bagi yang mau bantu, yang tidak yaahh egp) haha
Selamat pagi pak..
Saya minta maaf pak jka nlai ulngan saya tdk memuaskan..Tpi dblik itu smua saya ingin mengintropeksi diri saya menjadi orang yg lbih baik lagi dan berusaha utk mencapai sbuah keberhasilan dan juga betapa pntingnya dukungan.Dan melalui curhat kmrin saya mencoba berpkir lebih dewasa dan kesabaran juga ketabahan dlm menghadapi suatu msalah…Kita jg hrus berusaha menemukan pemecahan masalah dlm suatu msalah bukan hanya diam merenungi masalah tersebut..Dan dgn curhat kemarin itu membuat saya merasa lebih tenang dan rileks,karna saya dapat mencurahkan masalah yg ada d’hati saya..:)
rasanya semakin sabar, semakin di tindas!!! apa ada cara lain? (agar tidak di tindas, tapi tetap sabar)
memang begitulah Hukum Rimba dalam dunia … Hukum Alam …
Tidak ada kata sabar bagi yang tidak mengenal Sang Khalik Pencipta, tapi bagi yang menyadari akan Hari Akhir dan Hari Nya maka itu akan dimasukkan sebagai sebuah hitungan
@raynaldi : supaya tetap sabar dan tidak ditindas,
berusahalah dan buktikan.. buktikan bahwa dengan kesabaran kita selama ini, kita memiliki perjuangan yang berbuah hasil ..
itu kuncinya. terkadang orang hanya berpikir, “menginginkan hasil yang maksimal” tetapi dengan usaha yang setengah-setengah..
anda tahu, bahwa orang yang menginginkan hasil yang maksimal dengan kerja yang nihil itu sama saja orang bodoh.. (konyol)
*itu hanya perumpamaan untuk nge-joss semangat mu, supaya ndak loyo
selamat pak …
maaf pak mngkin saya udh mmbuat bpak kcewa ats nilai ulngan saya kmrn
smpai nama saya trmsuk d salah stu dri 40 org trsebut …
tpi saya mgkn ak berusaha lbih keras lg tuk giat bljar pak …
dan dari hasil nilai ulngan kmrn mnjadi mnuntut saya untuk bljar lbih giat …
krna tu jg bkan untuk siapa” mlainkan buat say sndiri ..
jadi saya mngintropeksi diri untuk brubah mnjadi lbih baik …
dan trus bljar dgn giat dan tekun …
sblum nya trima kasih pak …