Lompat ke isi

Kekerasan di Dunia Pendidikan

08/02/2010

Kekerasan kembali terjadi di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran  (STIP) Jakarta, tampak pada penampilan di Metro TV saat Headline News ditunjukkan tiga orang mahasiswa yunior yang dihajar berjamaah oleh senior-seniornya hingga berdarah-darah !

Bahkan ada yang harus dipegangi sambil ditampar pipinya, dadanya, ulu hatinya, memang benar-benar b*****b yang dilakukan senior-senior ini. Atau mungkin ada kurikulum “pemanasan” model seperti ini yang perlu diberikan dan dibelajarkan kepada para yuniornya.

Apakah memang demikian negara ini diciptakan menjadi negara “kekerasan” … dunia oh dunia :sad:

7 Komentar leave one →
  1. 22/02/2011 13:47

    memang kekerasan itu perlu dihilangkan….

    http://ynurulyaqin.wordpress.com/

  2. 16/02/2010 05:11

    kenapa negara ini harus dibalut dan bertopeng kekerasan? sudah habiskah manusia yang masih punya “moral”? atau ini aset negara yang tidak sengaja dilestarikan??
    anyway, GOOOOD topic sir :D

  3. 13/02/2010 15:01

    kasihan…
    setelah ku liat videonya, kejam sekali sich seniornya tu.
    ga punya perasaan.
    aku bingung apakah pendidikan di Indonesia harus di landasi dg kekerasan?
    jangan itu terjadi lagi.
    amien!

  4. 08/02/2010 23:30

    tradisi yang ditradisikan dan dilestarikan, patutkah ?

    • 09/02/2010 12:05

      miris pak kita melihat kejadian tersebut, saya mengandaikan anak kandung saya yang ditampar para senior itu :sad: :mad: :shock:

  5. 08/02/2010 19:56

    Jauhkan dunia pendidikan dari kekerasan, siswa bukan jadi pintar tapi jadi preman, apa pun pekerjaannya kelak jika dididik dgn kekerasan dia akan jadi pekerja yang berpikiran atau bersikap hantam kromo. Yuk jadi guru yang mendidik bukan menghajar! Masa depan anak-anak Indonesia di tangan pendidiknya…salam jendelakatatiti.wordpress.com

    • 08/02/2010 20:00

      benar, … preman-preman baru yang dibalut intelek akan bermunculan :mad:

Bagi yang merasa berkenan berkomentar, sudilah mendaftarkan diri dahulu sebagai pengguna wordpress.com

Please log in using one of these methods to post your comment:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 164 pengikut lainnya.